<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809</id><updated>2011-12-04T05:32:31.489-08:00</updated><category term='Puisi I'/><category term='Sajak'/><category term='Doa buat palestin'/><category term='Sajak rindu'/><category term='Cerpen'/><category term='Opini'/><category term='puisi2'/><category term='Belahan_jiwa'/><category term='Lov baby'/><title type='text'>BAI'AT ADAM AWALUDIN HOME</title><subtitle type='html'>Pernahkah kau katakan sebersit lukamu,entah itu cinta,sepi,atau derita hidup lainnya
Karena justru itu yang membuat kita semakin punya alasan untuk mencintai hidup ini (asli mutiara kataku sendiri)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-2120957886584003958</id><published>2010-03-18T06:26:00.000-07:00</published><updated>2010-03-18T06:28:08.239-07:00</updated><title type='text'>mata itu</title><content type='html'>oleh:&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang hendak aku lakukan, diam atau menangiskah. matanya itu bikin aku serba salah. Padahal aku sudah bilang pada diriku sendiri kalau aku sudah lelah mengembara, menembus awan yang tak berwarna, menyelam di hutan malam yang pekat atau mendaki pegunungan yang terjal menyerupai hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU TERGAGAP, terbata bibirku setiap hendak meluncurkan panah kata-kata,sepertinya mata itu telah menyumpahiku agar aku tak bisa berkata-kata lagi, aku jadi teringat kalau mata itu pernah memanggilku dengan sebutan yang bagiku tak masuk akal "hai hercules duka dan suka dunia ada di tanganmu", aku tak suka dengan kata kata macam itu, bagiku aku hanyalah aku, tapi mengapa mata itu menyebutku begitu. Ah aku yakin dia hanya akan menyesatkanku, menyesatkan kedalam pujian yang lebih manis dan dengan kemabukan yang luar biasa. Tapi hanya diam yang ku bisa, meski mata itu selalu merayuku, merayu dan tak putusnya merayu untuk mencoba mengembara lagi. katanya masih banyak hutan yang belum di jelajahi, katanya banyak genangan embun melimpah untuk kita minum agar tiada dahaga lagi melewati kemarau panjang yang akan datang. Perlahan aku menjadi tak setabil dan mencoba menyelami kembali suwung pada bola mata nya itu. Apakah aku harus jadi pembunuh lagi seperti harapannya, yang dia idam-idamkan selalu. Mata itu seakan tak perduli meski berulang kali aku gagal melewati jalan-jalan yang ia nasehatkan padaku&lt;br /&gt;"kau pasti bisa karena kau seorang napoleon. Napoleon yang tak pernah ada di prancis atau di tahanan pulau elba. Kau adalah napoleon lain yang memerintah pada rintih, kau tahu maksudku?" Aku paham sorot matanya itu adalah terali besi yang memenjarakan aku&lt;br /&gt;"diam kamu. aku muak dengan bibirmu itu," kataku.&lt;br /&gt;aku benar-benar bosan di buatnya seakan ia menciptakan ribuan jeda pada tiap detik waktu untuk aku memasukinya. Ah benar-benar lelaki itu mulutnya jahat gumamku dalam hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernah aku menghampiri jedanya itu, yang seakan surga memangil. Tapi alangkah terkejutnya aku rerimbunanya itu sekejap seperti tumbuhan hidup pemakan manusia dalam film flash gordon, tumbuhan itu melilit leherku seperti hendak mencekik leher dan membunuhku.&lt;br /&gt;Pernah pula aku mengutarakan sesuatu pada mata itu, kalau aku ingin bertemu dengannya tapi nanti. Setelah lubang cacing menghantar kita di sebuah savana dimana tak ada bibir lagi untuk bisa-bisa panas yang kita punya menyembur. Aku tahu kalau di hitam biji matamu itu mengangguk setuju tapi aku tahu mata itu telah terkatup erat sekali seperti terkunci, oleh ribuan otot yang menuju kearah bolanya itu. Urat-urat itu mengikat begitu kuat, sehingga mulutnya tak lagi bisa memberitakan seruatu lagi padaku.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tempo yang lain aku melihat penjara-penjara yang ia ciptakan itu terbuka, tapi entah yang membukanya siapa, ribuan cerita, ribuan luka, ribuan mimpi juga ribuan gelisah serta kisah, berhamburan lari tunggang-langgang seperti mencari selamat sendiri-sendiri. Ada sesuatu yang menuju padaku dan mengadukan nasipnya saat aku sedang terhuyung mabuk tak tentu. Kemilau mata yang seakan rimbun itu katanya telah pergi dan menunggu diriku seperti janji yang pernah dulu ku ucap padanya. &lt;br /&gt;"kau siapa. Dan kau siapa, lalu kau siapa," tanyaku pada mereka. Tapi mereka terdiam seakan hendak memasukkan aku kedalam sebuah ruangan yang penuh dengan teka-teki.&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku tersekat dalam ruang lain yang tak pernah ku kunjungi sebelumnya, mungkinkah ini yang di namakan rindu yang sebetulnya. Bukan sekedar kata-kata rindu yang seperti biasa ku dengar dalam refren lagu-lagu melankolis yang sering kudengar.di ruang itu aku seperti punya banyak cara menemui empunya mata itu, saat ada jeda lewat di depanku aku segera masuk&lt;br /&gt;meski aku yakin dia tak pernah setuju dengan keputusanku tapi aku tak perduli dengan dia. Mungkin ini sebuah langkah yang menurutku paling masuk akal untuk menyelesaikan masalahku dengan mata itu.&lt;br /&gt;Tapi kini aku gemetar tubuh menggigil saat sayup-sayup sebuah suara memanggil.&lt;br /&gt;Hanya dengan jarak dua depa aku dapat merasakan degupan jantungnya. Jantung dari bibirnya yang ternyata sudah membentuk ruangan dan hidup dan bergerak. Degupan itu memaki &lt;br /&gt;"celaka jika mata yang kutitipkan hanya kau cukil dengan pikiran"&lt;br /&gt;"apa maksudmu?", tanyaku&lt;br /&gt;Dengan pelan mata itu seperti berkata kata&lt;br /&gt;"betapa aku mengerti setelah sampai kesuatu rimba yang bagimu penuh teka-teki dan memandang tubuhku sendiri tak seperti cara kau memandang dengan mata yang kupinjamkan itu" tanpa terasa aku terkekeh tertawa&lt;br /&gt;kupikir lelaki tua empunya mata itu tak memahami sebuah sudut yang pernah memandangku dengan pandangan lain. bukannya aku pernah berkata padanya kalau aku ini manusia biasa, ada wanita yang memandang aku dengan cinta dan masa bahagia menunggu kugelitiki setiap malam, ada anak-anak kecil yang mulai belajar memainkan jurus baru dan banyak lagi, mereka semua memandangku seperti yang mereka mau. Seperti aku memandang mata itu dengan penafsiranku yang tak pernah mata itu menduganya, ini sangat lucu gumamku&lt;br /&gt;"he. Apakah tersesat itu penalaran yang realistis. Pasti kau meninjauku dari sudut kebenaran yang kau punya saja. Itu lucu sobat, lucu ha ha ha", sanggahku &lt;br /&gt;dan tiba-tiba ada gelombang dari ketakutan yang tak pernah ku sadari melemparkan aku dari ruangan itu&lt;br /&gt;brengsek, mata itu telah mempermainkanku dalam pengembaraan yang makin jauh. Padahal aku sudah bilang pada hatiku sendiri kalau aku sudah muak dengan pengembaraan. Tapi mata itu seperti yakin kalau aku akan selalu menzarahinya. &lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;esoknya: sudut-sudut ruang seperti membeku, sekelilingku berubah batu. depan lubang cacing &lt;br /&gt;Lubang cacing itu seperti mengganga hanya untuk menantiku saja. Tapi aku acuhkan dengan tidak perduliku dan mengalihkan perhatiannya dengan mengejar asap-asap rokok yang terbang dan menghilang keawan, tapi lubang itu seperti tak sabar menunggu aku. Dan tiba-tiba saja dia menghisap tubuhku, masuk kedalam lorong waktu, seraya dia seperti menyuruhnyaku memilih. Tapi. ah, aku sudah tak ingin kemana-mana aku hanya ingin di sini, di rumahku, menikmati saat ini saja ,gumamku dalam hati. Tapi numerik dari tombol-tombol yang tiba-tiba ada itu seperti membentakku. Aku jadi ingat, kepada sosok tempat mata itu bersembunyi, karena biasanya hanya dia yang sering membentakku dan tiba-tiba aku jadi penasaran dengannya, ingin melihatnya. Ya, aku memilih tombol b, yang artinya ke belakang. Saat tiba-tiba detak jam pun seperti di mundurkan, pelan aku lihat wajah wajah berseliweran, mereka seperti memajangku di akuarium dan ia mengamati tubuhku tak malu-malu. Tiba-tiba aku menemu mata itu yang selama ini sangat karib denganku, segera saja tanganku merangsang ke tombol stop dan waktu tersekat jeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa perkasa si empunya mata itu.kali ini dia tak tahu kalau aku sedang mengamatinya, bahkan kalau ia tahupun belum tentu ia mengenalnya&lt;br /&gt;"hai anak muda, apa kau cari di tempat sunyi ini,?" tegurnya padaku saat matanya itu menangkapku tiba-tiba&lt;br /&gt;tapi aku diam saja, karena aku malas bicara, dan aku tinggalkan dia sendiri tercenung matanya memandangku pergi dari tanyanya dengan begitu saja. Aku hanya ingin mengamatinya dari kejauhan di mana dari jarak yang suara degub jantungnya masih dapat kurasakan. Wanita itu pasti ibuku dan yang di gendongnya tentu aku kutangkap kata-katanya ketika dia pernah bilang "keluarga adalah tempat pulang. Sekuat apapun kita di luar, di rumah kau harus bisa lembut" , dan wanita itu seperti menggigit kata-kata yang sering aku dengar dan baca di koran dan media-media "kalau di balik lelaki kuat di belakangnya pasti ada wanita kuat", kata kata yang mungkin sudah ribuan kali ku temui. Tapi wanita itu anggun menggigit kata kata itu hingga aku melihat pria empunya mata itu begitu kuat karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBATANG ROKOK menyapaku dan aku terpelanting mendurasi jeda yang tersekat di lorong itu, aku sadar mereka telah sampai dimana kini: mata itu dan wanita itu.&lt;br /&gt;Aku tak tahu harus menangis atau diam saja. Saat mata itu seolah-olah menemuiku di sebuah ruang tersendiri&lt;br /&gt;"aku harus pergi kawan", katanya pelan&lt;br /&gt;"memangnya kau hendak lari kemana"&lt;br /&gt;"aku tak hendak lari. Tapi aku hendak pulang", katanya lirih lagi&lt;br /&gt;"bukankah tempatmu pulang itu keluarga?"&lt;br /&gt;"keluarga itu tempat pulang air mata kita.di sana ada dermaga di mana wanita kuat selalu menungguku"&lt;br /&gt;"ya sudah kalau itu keharusanmu. Tapi kapan kau kembali?"&lt;br /&gt;"takkan kau saja yang anjang sana aku tunggu"&lt;br /&gt;semua di tarik air matanya mata itu benar telah terkatup dan lepas dari mataku. Aku kehilangan seorang kawan yang sekaligus musuh ,guru. Yang aku benci juga yang aku cintai.&lt;br /&gt;Kini tak ada lagi jeda ketika mata itu mengajak jalan-jalan ke moscow atau somalia, menyusuri sejarah dari jarusalem sampai newdeli menikmati tiap jeda yang lewat menghangatkan tubuh kita&lt;br /&gt;ya. Aku sudah bosan mengembara sendiri menyusup-awan menyelami malam. Kau, Aku rindu padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-2120957886584003958?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/2120957886584003958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=2120957886584003958&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2120957886584003958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2120957886584003958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2010/03/mata-itu.html' title='mata itu'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-1029904266272331711</id><published>2010-01-03T06:42:00.001-08:00</published><updated>2010-03-18T06:31:52.990-07:00</updated><title type='text'>Cisarua 2</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/S0Cs7DWp6pI/AAAAAAAAAOA/T8XjNtSAFVw/s1600-h/image-upload-586-772258.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/S0Cs7DWp6pI/AAAAAAAAAOA/T8XjNtSAFVw/s320/image-upload-586-772258.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dalam perjalanan menuju bandung 31desember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;rahasia seorang bajingan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;AKU hanya ingin berjoget, berjoget dan berjoget. Aku tak perduli apapun yang terjadi, aku ingin tetap meliuk bersama hentakan musik dan krlip lampu, meliuk, mendaki semua tempo lagu yang kadang kencang kadang lambat, dan kencang lagi. Aku ingin tertawa sepuas-puas. Biarkan aku mendaki tawaku kemana mau naik atau turun, lalu menyelam di kedalaman lampu disko yang makin runyam tak beraturan, biar lusuhnya dan carut marut hari-hari yang gaduh dan congkak, akan menyatu bersama sebotol wiskie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU HANYA ingin melupakan semua ingatku pada gigi-gigi tongos, para orang kaya, yang kering karna terlalu banyak tertawa itu, yang kadang tiap ingt rasanya, aku ingin berhenti sejenak, lalu menjeratkan rantai dilehernya dengan beribu ancaman membunuh, kucaci, kemudian kukeruk uangnya, sebelum kuhabisi nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku hanya ingin berjoget malam ini, berjoget dan tak perduli bila tiba-tiba ada polisi datang menyergapku, Karena diantara polisi-polisi itu, banyak sebagaian adalah temanku&lt;br /&gt;''ambilkan aku wiskie satu botol lagi,biar aku berjoget lagi,'' lalu selang beberapa menit kemudian datang seorang pelayan cantik menghantarkan wiskie itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak akan pulang malam ini, lagi pula mau pulan, kemana pulangnya. istriku sudah memutuskan untuk kawin lagi dengan orang lain, dia telah memilih meninggalkan diriku. Aku sadar jika itu juga karena kesalahanku, aku sadar itu. Yang mengapa harus selalu membagi bagikan hasil rampokanku pada orang-orang miskin, kalau aku tahu, tak ada lagi seorang MALING GUNA di jaman seperti ini, seperti si-sahid dalam syahdan cerita sunan kali jaga. Sementara tiada aku sadari, betapa anak-anakku, juga istriku mulutnya selalu menganga seperti lubang sumur dan keinginannya tak pernah terpuaskan, merengek dengan aneka pintanya, dari sekedar urusan jajanlah anak, susu, bedak, gincu atau kalung berlian sampai kebutuhan lainnya yang tak karuan juntrungnya, layaknya tetangga-tetanga sekitar pada umumnya. tak kusalahkan, jika istri dan anakku marah dan istriku minta dicerai.&lt;br /&gt;''ha ha ha.bersetan semuanya, aku tak perduli semua itu,''&lt;br /&gt;Biarlah, yang lalu, biar saja berlalu&lt;br /&gt;Dan aku akan tetap begini seperti apa yangku mau: merampok ,merampok ,dan merampok, karena bagiku merampok adalah sesuatu keharusan, satu pangilan tugas dari batinku terdalam untuk menyadarkan orang-orang kaya.&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;BETAPA MASIH menggumpal seperti asap hitam yang tak pernah lenyap dalam ingatanku, hari-hari suram dimasa kecilku itu. Kulalui penuh ketabahan, bersama harapan dan cita-cita yang menjulang tingi, dariku juga dari hati perempuan tua yang katanya ibuku. Kadang kucoba menghilangkan cemberut di wajah, meski sering berangkat sekolah tanpa sarapan, atau tanpa uang saku sepeserpun, itu sepertinya hal biasa yang kujalani.&lt;br /&gt;Di situ mula-mula tumbuh benih harapan dan cita-cita, yang menyala seperti api yang tak pernah padam, keinginan terbesar sebagai manusia lumprah, aku hanya ingin lari dari derita kemiskinan. sering aku berdoa "ya ,tuhanku... izinkan aku suatu saat untuk menjadi orang besar, menjadi orang terpandang, menjadi orang yang terhormat ,seperti harapan ibuku yang terus mengalir seperti sungai yang mengalir terus-menerus dan tak putus-putusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena semangat belajar yang tinggi, al-hasil nilai-nilai sekolahku selalu tinnggi. Dan tentu menjadikan harapan ibuku kaian bertambah tebal, apalagi setelah melihat hasil eptanasku yang jauh lebih bagus, tak kalah dari teman-teman seusiaku juga sesekolahanku, jelas tak ada orang tua yang tak bangga. Karena mungkin kalau di tengok dari hasil ujian itu, bisa dikatakan aku tergolong anak paling pintar di kampungku.&lt;br /&gt;Dan kebencian itu tumbuh, seakan menjadi dendam yang mendalam. Setelah ibuku putus asa dan aku kecewa, karena usahaku melamar kerja dari satu instansi ke instansi lain. Sepertinya selalu mentok dalam kegagalan, untuk melamar menjadi polisi, jadi TNI sampai jadi PNS kecil, semuanya tak pernah ada satupun yang berhasil, semua di tolak, padahal ibuku sudah pertaruhkan segalanya dari isi rumah sampai sepetak tanah yang cuma itu satu-satu nya yang kami miliki. namun rupanya apa yang kubayangkan tak seperti kenyataan, jauh diluar dugaan, dan yang paling menjengkelkan adalah mereka yang jelas kepandaiannya jauh di bawahku, yang nilai ijasahnya pas-pasan, malah diterima. aku benar-benar kecewa dan tak habis pikir. karena aku kalah bukan oleh kualitas tapi oleh kapasitas, hannya karena mereka orang kaya dan aku orang tak punya,&lt;br /&gt;Karena mereka mampu merogoh jauh kantungnya asal kehendaknya tercapai dan aku yang cuma bisa berdoa. Seakan mereka yang memutuskan tak pernah berfikir: apa yang akan terjadi pada keluargaku, apa kekuatan seorang janda yang sudah pasti tak punya apa-apa, yang hari ini makan besok tidak tau. mengapa mereka seenaknya menyerobot, yang mungkin ini menurutnya kecil tapi betapa berartinya buatku, mengpa harus mereka yang selalu menang, dan usahaku atau aku selalu kalah, aku benci sekali, betul-betul benci, mengapa selalu saja uang,uang dan uang yang menjadi pemenang? apakah nasib manusia harus di tentukan dengan uang?&lt;br /&gt;Aku benci orang-orang itu ,karena orang-orang itu yang telah memakan nasibku yang telah memanipulasi takdirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pekerjaan merampok ini belum selesai, dan mungkin tak akan usai. Selagi ketidak adilan masih hidup dan berakar. kalau belum orang orang kaya yang sombong itu kuhabisi harta kekayaannya. ,biar mereka tak bisa tertawa dan berkata tinggi lagi. bila perlu kuperkosa perawan-perawannya biar dia jadi pelacur, biar dia merasa, rasanya jadi sampah di semesta masarakat. biar dia bisa melihat kemiskinan dari kaca mata kemiskinan yang termiskin.&lt;br /&gt;Bahkan ada diantara mereka, yang pernah kurampok kupotong-potong tangannya, atau kakinnya, ada juga yang kucongkel matanya bahkan ada juragan yang istrinya lebih dari satu, lalu kupotong penisnya, dia menangis dan aku semakin nikmat melihat tangisan mereka, aku puas, betul-betul puas.&lt;br /&gt;Sampai sampai seisi desaku tak ada lagi orang kaya, yang artinya tak ada orag sombong yang semau perutnya.tak ada lagi orang yang tolak pinggang setinggi dada lagi di kampung ini,semuanya telah menjadi orang cacat dan sampah kehidupan yang hidupnya seperti parasit.&lt;br /&gt;aku puas melihat orang-orang tua yang menopangkan hidupnya dibawah selangkangan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAMA-KELAMAAN aku merasa tak betah lagi tinggal di desa tersebut, semenjak desa itu tak ada lagi orang kaya, karena otomatis tak ada yang bisa membuat hatiku senang, karena tak ada yang bisa kurampok lagi. Kebosanan itu membuatku ingin pergi meninggalkan desa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kuputuskan hijrah kejakarta mencari peruntungan baru. Alhasil di jakarta aku banyak mendapatkan pengalaman baru, disitu banyak orang kaya yang hartanya tak habis dihitung seminggu. Di situ banyak klien-klien yang membutuhkan tenagaku untuk sekedar membunuh ,atau sekedar merampok dan menggasak dokumen-dokumen penting. di sini aku mendapat banyak kenalan yang berprofesi sama denganku, yang bermacam-macam profesi setatusnya, dari yang kalangan atas seperti mentri negara, politisi, penegak hukum, polisi, tentara sampai yang kalangan sudra semisal pegawai negri, pedagang, calo, bahkan ada diantaranya pemuka agama. Betapa hari-hari terasa sangat indah apapun yang aku mau, yang aku ingini, disini aku bisa, karena disini semua tersedia.&lt;br /&gt;''Jakarta oh..jakarta. Benar-benar surga yang manis. yang tiada tara,'' semua kenikmatan pohonnya ada di sana dari yang kelas ecek-ecek sampai yang paling wah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, sehabis merampok sengaja kuhabiskan sebagaian saja untuk berfoya-foya di sebuah diskotik, sambil mentraktir beberapa temanku yang di antaranya juga ada aparatnya, aku berjoget, berjoget dan berjoget, meluapkan semua gembira sampai pagi, sambil di temani beberapa wanita penghibur yang memang sudah ku kenal. Joget....joget dan joget&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-1029904266272331711?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/1029904266272331711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=1029904266272331711&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/1029904266272331711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/1029904266272331711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2010/01/cisarua-2.html' title='Cisarua 2'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/S0Cs7DWp6pI/AAAAAAAAAOA/T8XjNtSAFVw/s72-c/image-upload-586-772258.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-6767695220151369754</id><published>2010-01-01T07:46:00.001-08:00</published><updated>2010-01-01T07:46:44.200-08:00</updated><title type='text'>Cisarua 31-12-2009</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sz4Y4xSLcMI/AAAAAAAAAN4/Vh2y8ZpnDvY/s1600-h/image-upload-143-703087.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sz4Y4xSLcMI/AAAAAAAAAN4/Vh2y8ZpnDvY/s320/image-upload-143-703087.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-6767695220151369754?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/6767695220151369754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=6767695220151369754&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/6767695220151369754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/6767695220151369754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2010/01/cisarua-31-12-2009.html' title='Cisarua 31-12-2009'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sz4Y4xSLcMI/AAAAAAAAAN4/Vh2y8ZpnDvY/s72-c/image-upload-143-703087.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-2167953742119993197</id><published>2009-12-29T17:17:00.001-08:00</published><updated>2010-04-05T06:49:39.574-07:00</updated><title type='text'>Mexstrones</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SzqqJlJzKJI/AAAAAAAAANs/lzjWaPWHx3I/s1600-h/image-upload-54-745915.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SzqqJlJzKJI/AAAAAAAAANs/lzjWaPWHx3I/s320/image-upload-54-745915.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;italik&gt;Gelas kaca itu seperti menyimpan hatiku. Pelepasnya dahaga&lt;/italik&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;img src="http://ardaiyene.files.wordpress.com/2009/01/love2.jpg"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; novelku yang belum jadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DEWAYA tiba-tiba saja dibuat terpana menyaksikan suasana disekitarnya, apa lagi ketika matanya mendapati seorang gadis berparas elok jelita dengan selendang kuning yang melingkar indah dipundaknya, gadis itu keluar dari balik sinar gemilang yang entah dari mana datangnya, lalu dengan berlahan gadis elok itu berjalan mendekati tubuh nya yang tak tahu entah mengapa tiba-tiba saja sudah terkulai lemas dan tak berdaya. saat itu hati dewaya seakan-akan tak percaya melihat semua kejadian itu, juga yang mendapati dirinya terkulai tanpa sebapnya itu. dia seakan-akan tak percaya sendiri melihat gadis yang keluar dari balik cahaya kemilau dan ruangan kamarnya yang tiba-tiba asing itu. Dewaya menatap dengan terkagum-kagum, terpana akan paras dan kecantikan gadis bertubuh kuning langsat itu, dewaya merasa bingung dan bertanya dalam hati "tengah berada di mana ia sekarang. Siapa pula gadis itu gerangan, dan mengapa ia dapati tubuhnya lunglai begitu?", Gadis yang berlahan meninggalkan kilauan cahaya tepat ia keluar itu berlahan makin dekat dengan tubuh dewaya yang lunglai dan seperti tak berdaya. tak berapa lama kemudian gadis itu telah berada di depannya. dewaya melihat dengan ketakjubannya luar biasa pada wajah gadis itu. Gadis itu melemparkan senyum saat tiba didekatnya, senyum yang bagi dewaya teramat asing sekali. Dewayapun dengan tergagap seraya membalas senyumnya, akan tetapi kemudian gadis itu berbalik arah, meninggalkan tubuh dewaya dan ia kembali pulang ke cahaya itu. Hati dewaya menjadi kaget, dan dalam kekagetannya itu tangannya meraih tubuh gadis itu tapi karena tubuhnya terasa lentuh, jelas tak dapat meraih apa-apa. Tapi dewaya tak putus asa ia tetap beranjak bangkit dan bangkit mencoba meraih lagi tubuh gadis itu lagi dan lagi, tangannya tanpa di sadari telah meraih selendan kunin yang melingkar pada tubuh gadis itu. Dan gadis itupun tak menghiraukan selendang yang di tangkap dewaya itu. Serta-merta ia sesegera itu lenyap di telan sinar gemilang tempat ia keluar tadi dan kemudian ia menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan itu, Seketika Dewaya tersentak bangun dari tidurnya, wajah dewaya terperangah tak karuhan. "ah,ternyata itu hanya sebuah mimpi belaka," gumam dewaya dalam hati. Sambil mukanya berputar putar memandangi sekelilingnya, ia seperti orang kebingungan tak jelas. matanya terus berputar-putar seakan mencari sesuatu, ia seakan tak rela kalau kejadian indah itu hanya mimpi saja. Lalu sekejap dewaya tertegun tercenung lama sampai beberapa saat. "mengapa mimpi itu seakan-akan benar-benar nyata. apa gerangan firasat yang akan terjadi di balik mimpinya itu, atau siapa dan dimana gadis itu berada. Seraya ia kembali ke posisi tidurnya semula, rupanya ia telah lelah meraba-raba mimpinya yang barusan itu. sementara malam di luar rumah sana, makin menghunjam. angin bertiup agak kencang dan menghembuskan hawa dingin yang terasa menusuk jauh kedalam tulang. Menambah kesunyian suasana tempat itu yang memang telah sunyi. sunyi yang menyelubungi sebuah gubuk kecil yang letaknya tak jauh dari pantai, namun masih di lingkari rerimbunan hutan di sekelilingnya itu. dari kejauahn lamat-lamat terdengar alunan suara ombak memukuli pantai jika angin kencang seperti malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewaya adalah salah seorang murid kesayangan resi jayadarma, resi tua yang sangat di hormati oleh semua rakyat palawa. bahkan para parlemen dan kerabat istana pun sangat menghormati resi tersebut. Tak hayal, jika resi jayadarma memiliki begitu banyak murid yang tersebar di penjuru negri palawa, bahkan ada beberapa muridnya yang datang dari negri jauh untuk menimba ilmu padanya. Namun di antara begitu banyak muridnya, entah mengapa sang resi begitu dalam sayangnya kepada dewaya, yang kadang membuat iri para murid yang lebih senior darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siang itu dari kejauhan terlihat dua orang penunggang kuda melintasi rimbun dan semak-semak sepanjang jalan kecil yang meng hubungkan ketempat di mana dewaya tinggal. Kuda itu nampak di pacu dengan begitu perlannya. Selang berapa saat kuda-kuda itu telah sampailah di halaman gubuk tempat tinggal dewaya. Dan tampak salah satu dari penunggang kuda tadi turun dari punggung tunggangannya, ia menuju ke arah pintu gubuk itu sambil menguluk salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"permisi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian selang beberapa saat keluarlah sosok tubuh berperawakan tegap dengan wajah rupawan serta kumis tipis melintang seakan mengisaratkan kewibawaan pemilikinya, seraya menjawab salam dari tamunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mari.mari. Kalau boleh tahu.da angin apa gerangan yang membawa tuan-tuan sudi menyambangi gubuk reot ini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kami di utus sang paduka bijaksana, untuk memanggil kisanak menghadap beliau",Jelas lelaki itu dengan tegas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sambil tangan kirinya mengeluarkan sebilah pusaka yang di selipkan di pinggangnya. pusaka yang menjadi simbol kerajaan, yang menunjukkan keabsahan amanat tersebut. Dengan berlahan tubuh dewaya mendekat ke tubuh orang tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ada apa gerangan tuan perajurit. Mengapa tiba-tiba beliau memanggilku", tanya dewaya agak sedikit pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hamba kurang tahu tuan dewaya. Tapi ini menurut hamba adalah undangan kehormatan bagi seorang rakyat palawa karena yang mengundang anda adalah seorang raja. dan raja tersebut adalah raja anda raja palawa yang bijaksana", jawab prajurit itu sambil menyerahkan sebilah senjata kerajaan yang dari tadi sudah di keluarkan itu. Pusaka itu selain melambangkan bahwa undangan tersebut resmi dan betul-betul amanat dari baginda raja, juga akses masuk kekerajaan, karena dengan memperlihatkan benda tersebut, para penjaga akan otomatis memberi jalan masuk .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ini buktinya kisanak. Bahwa titah ini di berikan dari baginda langsung. Jangan lupa benda ini di bawa agar anda dapat dengan mudah masuk, menghadap baginda", tambah prajurit itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"terima kasih. Sampaikan pada paduka hamba segera menghadap", jawab dewaya dengan singkat. Kemudian kedua prajurit berkuda itu bergegas meninggalkan tempat itu. Dan dewaya pun segera masuk kebiliknya. angin siang itu tak begitu panas menyelimuti kawasan pantai di mana dewaya tinggal, desa itu memang sepi hanya berpenghuni beberapa rumah saja, yang jaraknya saling berjauhan antara rumah satu dengan yang satunya. Masarakat disitu rata-rata bermata pencaharian sebagai nelayan penangkap ikan di laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.***.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunyian pagi itu seakan pecah oleh suara laju kuda yang di tunggangi dewaya, kuda itu terus tak hentinya menelusup jauh di antara semak-semak dan pohon-pohon besar yang tumbuh memenuhi kanan kiri jalan setapak di mana dewaya melintas.&lt;br /&gt;Pagi itu dewaya hendak memenuhi panggilan untuk menghadap baginda raja palawa, yakni baginda indrawarman. Indrawarman adalah anak tunggal dari pendiri kerajaan palawa yaitu gusumudyawarman. sedang Gusumudyawarman adalah seorang resi yang seluruh hidupnya senantiasa mengabdi, untuk menyebarkan agama hindu. Ia terkenal akan sifat kearif dan bijaksananya ia mendirikan kerajaan palawa dengan menaklukkan hati para bajak laut dan para perampok, untuk menerima dan mengikuti ajaran agamanya yakni agama hindu. Karena pada waktu itu banyak sekali kelompok pembajak yang disadarkan dan dituntun untuk mengikuti ajarannya yaitu ajaran agama hindu. maka satu-satunya jalan terbaik gusumudyawarman adalah membentuk sebuah kerajaan, yang kemudian kerajaan tersebut disebut kerajaan palawa. Dan indrawarman adalah raja kedua palawa. Yang di beri amanat untuk melanjutkan tahta dari ayahnya itu. Kini ia baru memimpin palawa selama dua tahun. Indrawarman sifatnya sama seperti ayahnya. di lebih memikirkan penyebaran agamanya dari pada memikirkan tentang tata perekonomian dan kenegaraan lainnya. Akan tetapi negri palawa adalah negri yang damai, makmur dan sentaosa. seluruh pelosok negri palawa tak pernah terjadi keributan, karena rakyatnya patuh pada titah rajanya, serta rajin beribadat melaksanakan perintah agamanya. Maka secara otomatis rakyatnya hidup senantiasa rukun tentram serta tak kurang sandang dan pangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuaca hari itu memang kelihatan berbeda dari hari biasanya. Kali ini udara terasa begitu panas menyengat tubuh, mengiringi sepanjang perjalanan dewaya.&lt;br /&gt;Sapai pada saat ada sesosok bayangan berkelebat yang tiba-tiba mengaejutkan hati dewaya, yang tengah berkuda melintasi rerimbunan di sepanjang jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan serta merta dewayapun memperlambat laju kudanya, sambil wajahnya menoleh kiri-kanan sembari mencari sekelebatan bayangan tadi. Namun selang beberapa saat kemudian, sesosok tubuh yang punya bayangan itu, tampak berdiri di tengah-tengah lintasan dimana dewaya hendak melintas, seakan orang itu sengaja menghadang langkah nya. dewayapun berhenti seketika dan mengamati dari kejauhan, siapa gerangan orang tersebut, tiba-tiba tubuh itu menghampiri kearah dewaya. Dewayapun tersentak kecil, ketika menatap wajah orang yang mendekatinya itu orang yang sudah ia hafal betul. kalau tubuh tua itu tak lain adalah kakek gurunya, tapi ada apa gerangan ia mencegat laju kudanya, tanya dalam hati dewaya. sambil melemparkan tanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kakek. ada apa gerangan menemui hamba dengan tiba-tiba begini." tanya dewaya seketika dengan mata yang memancarkan keheranan. Dia adalah bagawan lohguna guru dari resi jayadarma guru dari resi Jayadarma maka secara otomatis dewaya memanggilnya kakek guru karena dewaya murid dari jayadarma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"cucuku. Aku tak hendak menahan kamu, yang akan melakukan tugas negara, atau tugas mulia," ucap resi loh guna sambil tajam matanya memandang kearah dewaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"maksud kakek?," tanya dewaya lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"nanti kamu juga akan mengerti. Aku cuma berpesan padamu karena kamu juga dari trah warman seperti rajamu. Peganglah kata-kata ini. Satu. Jaga sifat kesatriamu, dua. tepati janji dan tiga. jangan melakukan curang atau dusta", papar resi loh guna dengan serta merta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kalau itu. Aku sudah paham kakek" jawab dewaya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"nanti jika waktunya tiba kau akan faham. Dimana pada waktu akan ada kejadian besar dalam hidupmu, yang nasibmu dan masa depanmu akan ditentukan oleh ketiga hal tersebut. Pesanku cuma itu cucuku", ucap resi tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"terima kasih atas petunjuknya kakek," jawab dewaya kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari pinggangnya resi itu nampak mencabut sebilah keris dan menyerahkannya kepada dewaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ambilah dan peganglah keris ini. Kurasa kelak kau akan membutuhkannya", Dewaya terdiam, dia tahu kalau kakek gurunya itu pasti telah tahu, kejadian apa yang akan ia hadapi nanti karena resi loh guna adalah resi yang punya mata lagit dia mengerti sebelum di beri tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"terima kasih kakek" sambut dewaya sambil membungkukkan tubuh dan tanganya terjunjung keatas untuk menerima sebilah keris tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sekarang kau pandang lah keangkasa. di sana ada burung laut yang warna kepalanya putih. Kau lihat?Ikutlah dia kemana ia terbang .nanti. Nanti, setelah kau menjalankan tugas yang di berikan sang baginda", bisik kakek itu sambil tanganya menunjuk ke angkasa tempat segerombolan burung laut itu terbang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"baik kakek" jawab dewaya, sambil matanya memandang burung laut itu. Agak lama dewaya mengamatinya, dan ketika wajahnya di ayun kembali ketempat resi itu berada. Dewaya terkejut karena kakek itu telah tiada, dan entah kemana perginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kek. Kakek, em...", tapi hati dewaya seperti tak mempermasalahkan hal itu. Lalu iapun kembali memacu kudanya menyusup di rerimbunan jalan setapak itu untuk melanunjutkan perjalanannya kembali, menuju ke kota raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt; Wajah indrawarman tampak berseri-seri, Menyaksikan rakyat pilihannya yang ia undang ke istana, tak satupun yang tak datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana di pendopo kerajaan hari itu kelihatan karib sekali, Para punggawa tak ada satupun yang mangkir semua hadir, sehingga terlihat memenuhi pendopo karena selain abdi kerajaan hari itu para rakyat terpilih yang diundang sang prabu datang menghadap, mereka semua duduk berderet di hadapan sang prabu. Sedang para abdi kerajaan menempati pada tempatnya masing-masing, menunggu untuk ditanya sesuai bidang dan jabatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hari ini aku tidak akan membicarakan permasalahan kenegaraan,akan tetapi akan membahas tentang undangan yang kutujukan untuk ke duapuluh rakyatku yang terpilih. Yang hari ini mereka telah datang memenuhi undanganku. Saudaraku rakyat palawa yang terpilih, tepatnya dua tahun yang lalu saat ayahanda prabu melantikku, ada sebuah syarat yang berupa janji yang harus ku laksanakan. Janji itu adalah agar rajamu ini melakukan tugas atau misi keagamaan yaitu menyebarkan ajaran hindu, dengan melepaskan duapuluh prahu yang akan menyebar ke seluruh pelosok bumi", kata sang prabu dengan berapi-api, semua yang ada di ruangan itu terdiam, hening seakan semua menyimak kata kata sang prabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"adapun maksud dari rajamu ini memanggil kalian semua, rakyat palawa yang terpilih.adalah tak lain dan tak bukan, untu memikul tugas berat itu untuk menaklukan lautan dan menyebarkan ajaran hindu. Mengapa saya memberi tugas kepada kalian, karena kalian adalah orang-orang yang kupercaya mampu memikul tugas itu. ketahuilah tugas ini adalah tugas mulia yang hanya di berikan kepada orang-orang termuliya, yaitu rakyat palawa yang terpilih, apakah ada yang keberatan dengan tugas ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua terdiam seakan menerima yang di titahkan rajanya. Sang prabupun kembali ketempat duduknya sambil memendam senyum kecil. Tak lama kemudian muja sang prabu menoleh kearah maha patih susuk tungul, yang mengisaratkan untuk melanjutkan pembicaraannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"pabila ada yang tak bersedia memikul beban dan tanggung jawab ini di persilahkan mengundurkan diri, baginda indrawarman tidak akan memaksa kalian, karena tugas ini bukan tugas paksaan, akan tetapi tugas yang memerlukan ketulusan dan tujuan mulia", lanjut maha patih susuk tunggul dengan mata seram setengah memperhatikan kearah dua puluh tamu kerajaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba salah satu dari kedua puluh orang berucap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kami siap menjalankan perintah paduka", yang ternyata keluar dari mulut dewaya dan kemudian di susul kesembilanbelas orang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kami siap, kami siap, kami siap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"senopati arya, tolong jelaskan pada mereka. Agar mereka jelas sejelas-jelasnya tentang tugas apa yang akan mereka lakukan ", pinta sang prabu, kepada salah seorang yang di sebut senopati arya. yang berada di samping mahapatih susuk tunggul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"siap. Sang prabu" jawab lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sang prabu telah menyiapkan dua puluh armada, yang telah siap untuk diberangkatkan. Dan dari kalian satu orang akan diberi kekuasaan satu perahu yang telah di siapkan persediaan makanan secukupnya. Kemudian dari kerajaan akan mengikutkan masing-masing perahu dengan sepuluh prajurit pilihan. Sedang kapasitas tiap kapal adalah dua puluh awak, kalian boleh mencari siapa saja yang anda ingini untuk ikut, dengan setempel kerajaan kalian berhak menunjuk siapa saja", semua terdiam hanyut dalam penjelasan senopati arya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"baiklah. Hari ini juga kalian semua akan kami antar menuju kedermaga dimana kapal-kapal itu kami siapkan", dan dengan tangan yang seolah minta ijin senopati arya menoleh kearah sang prabu seakan memberi isarat sambil meneruskan bicaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sang prabu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sang prabu yang mendapat isarat itupun tanganya langsung mempersilahkan, kalau mereka boleh meninggalkan pendopo itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia melanjutkan ucapannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"apa kalian semua paham? Bagi yang butuh bertanya, kapan saja saya siap membantu" ungkap senopati arya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"paham", jawab kedua puluh orang tersebut dengan serentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian orang-orang pilihan itu diajak senopati arya untuk di antarkannya menuju ke dermaga untuk melihat kapal kapal yang akan mereka naiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siang yang menyengat itu seakan menguji seluruh awak kapal. Hari itu adalah hari ketiga sejak keberangkatan armada-armada kerajaan palawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewaya masih tampak mengamati kejauhan bentangan laut lepas yang semuanya melingkar hamparan air mengepung kemana kapal itu melaju, laut yang membentang seakan seperti tanpa ujung. Datanglah seorang awak menghadap dewaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tuan. Hembusan angin mengulung ombak dari timur, kita tidak boleh melawan arus, jika arah utara yang tuan tuju kita mesti menurunkan semua layar dan melabuhkan jangkar di tengah laut ini. Dan kita akan menanti malam hari agar arah angin berubah", kata salah seorang awak kapal yang dewaya percayai sebagai pengemudi kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"baiklah. Untuk sementara kita ikuti laju arus dulu, karena kita tidak boleh melawan arus. Dan kalian tunggu perintah dariku", jawab dewaya sambil matanya memandang keangkasa. Dia mencari burung laut berkepala putih seperti yang dipesan resi loh guna kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba matanya melihat burung itu terbang ke arah timur laut, maka serta merta dewaya memberi komando.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saknat. Perintahkan para awak menurunkan layar yang samping, agar kapal ini bisa melaju kearah timur laut"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"siap tuan", jawab saknat sembari keluar dari dalam haluan dan sesegera itu memerintahkan kepada semua awak untuk menurunkan layar dan merubah laju perahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kapal itu tengah melaju tenang-tenangnya tiba-tiba dari dua arah yang berlainan nampak dua kapal menuju kearahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tuan. Tuan dewaya, kami melihat ada kapal dari arah barat daya menuju kemari", ungkap salah satu awak kepada dewaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir selisih sedikit waktu, datang pula awak lainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya tuan. Kami juga melihat ada kapal dari arah timur daya, mereka seakan hendak menuju kemari"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewaya mengamatinya kedua kapal itu dengan seksama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"semuanya. Siap-siap, kedua kapal yang datang dari kanan dan kiri itu mungkin perompak. Atau teman kita, salah satu dari keduapuluh armada kerajaan!!", teriak dewaya memberi aba-aba kepada semua awak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bukan tuan. Mereka bukan teman kita, karena mereka tidak memasang bendera kerajaan. Mereka pasti perompak!!", ucap saknat seketika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"para prajurit. Kali ini kita akan bertempur melawan perompak", seru dewaya seketika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kami sudah siap tuan"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-2167953742119993197?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/2167953742119993197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=2167953742119993197&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2167953742119993197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2167953742119993197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/12/mexstrones.html' title='Mexstrones'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SzqqJlJzKJI/AAAAAAAAANs/lzjWaPWHx3I/s72-c/image-upload-54-745915.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-4539949887215376910</id><published>2009-12-25T16:01:00.000-08:00</published><updated>2009-12-25T16:02:00.772-08:00</updated><title type='text'>Ada apa dirimu</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SzVSd9xx6GI/AAAAAAAAANk/r_lU9nCM-QI/s1600-h/image-upload-51-718928.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SzVSd9xx6GI/AAAAAAAAANk/r_lU9nCM-QI/s320/image-upload-51-718928.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;detikkah, sejauh sauh dengar di semak suara&lt;br /&gt;Tersekat dikau, ditelesik unggas pagi, yang kau tandai bersama arus sungai&lt;br /&gt;Dari ujung rumah, yang berbau tanah&lt;br /&gt;dimana laut akan pulang. menepi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercanda pasir-pasir sepanjang selat,darah&lt;br /&gt;Melacak keteduhan sinar mata yang melupa  &lt;br /&gt;Dimana lautnya menelan kematian yang lebih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata dan batu, tak terbanding sepimu&lt;br /&gt;Ketika tali-temali di pudarkan ,datang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-4539949887215376910?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/4539949887215376910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=4539949887215376910&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4539949887215376910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4539949887215376910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/12/ada-apa-dirimu.html' title='Ada apa dirimu'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SzVSd9xx6GI/AAAAAAAAANk/r_lU9nCM-QI/s72-c/image-upload-51-718928.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-3747158988819963018</id><published>2009-12-18T17:34:00.001-08:00</published><updated>2010-03-18T06:20:12.225-07:00</updated><title type='text'>rahasia seorang bajingan</title><content type='html'>AKU hanya ingin berjoget, berjoget dan berjoget. Aku tak perduli apapun yang terjadi, aku ingin tetap meliuk bersama hentakan musik dan krlip lampu, meliuk, mendaki semua tempo lagu yang kadang kencang kadang lambat, dan kencang lagi. Aku ingin tertawa sepuas-puas. Biarkan aku mendaki tawaku kemana mau naik atau turun, lalu menyelam di kedalaman lampu disko yang makin runyam tak beraturan, biar lusuhnya dan carut marut hari-hari yang gaduh dan congkak, akan menyatu bersama sebotol wiskie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU HANYA ingin melupakan semua ingatku pada gigi-gigi tongos, para orang kaya, yang kering karna terlalu banyak tertawa itu, yang kadang tiap ingt rasanya, aku ingin berhenti sejenak, lalu menjeratkan rantai dilehernya dengan beribu ancaman membunuh, kucaci, kemudian kukeruk uangnya, sebelum kuhabisi nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku hanya ingin berjoget malam ini, berjoget dan tak perduli bila tiba-tiba ada polisi datang menyergapku, Karena diantara polisi-polisi itu, banyak sebagaian adalah temanku&lt;br /&gt;''ambilkan aku wiskie satu botol lagi,biar aku berjoget lagi,'' lalu selang beberapa menit kemudian datang seorang pelayan cantik menghantarkan wiskie itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak akan pulang malam ini, lagi pula mau pulan, kemana pulangnya. istriku sudah memutuskan untuk kawin lagi dengan orang lain, dia telah memilih meninggalkan diriku. Aku sadar jika itu juga karena kesalahanku, aku sadar itu. Yang mengapa harus selalu membagi bagikan hasil rampokanku pada orang-orang miskin, kalau aku tahu, tak ada lagi seorang MALING GUNA di jaman seperti ini, seperti si-sahid dalam syahdan cerita sunan kali jaga. Sementara tiada aku sadari, betapa anak-anakku, juga istriku mulutnya selalu menganga seperti lubang sumur dan keinginannya tak pernah terpuaskan, merengek dengan aneka pintanya, dari sekedar urusan jajanlah anak, susu, bedak, gincu atau kalung berlian sampai kebutuhan lainnya yang tak karuan juntrungnya, layaknya tetangga-tetanga sekitar pada umumnya. tak kusalahkan, jika istri dan anakku marah dan istriku minta dicerai.&lt;br /&gt;''ha ha ha.bersetan semuanya, aku tak perduli semua itu,''&lt;br /&gt;Biarlah, yang lalu, biar saja berlalu&lt;br /&gt;Dan aku akan tetap begini seperti apa yangku mau: merampok ,merampok ,dan merampok, karena bagiku merampok adalah sesuatu keharusan, satu pangilan tugas dari batinku terdalam untuk menyadarkan orang-orang kaya.&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;BETAPA MASIH menggumpal seperti asap hitam yang tak pernah lenyap dalam ingatanku, hari-hari suram dimasa kecilku itu. Kulalui penuh ketabahan, bersama harapan dan cita-cita yang menjulang tingi, dariku juga dari hati perempuan tua yang katanya ibuku. Kadang kucoba menghilangkan cemberut di wajah, meski sering berangkat sekolah tanpa sarapan, atau tanpa uang saku sepeserpun, itu sepertinya hal biasa yang kujalani.&lt;br /&gt;Di situ mula-mula tumbuh benih harapan dan cita-cita, yang menyala seperti api yang tak pernah padam, keinginan terbesar sebagai manusia lumprah, aku hanya ingin lari dari derita kemiskinan. sering aku berdoa "ya ,tuhanku... izinkan aku suatu saat untuk menjadi orang besar, menjadi orang terpandang, menjadi orang yang terhormat ,seperti harapan ibuku yang terus mengalir seperti sungai yang mengalir terus-menerus dan tak putus-putusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena semangat belajar yang tinggi, al-hasil nilai-nilai sekolahku selalu tinnggi. Dan tentu menjadikan harapan ibuku kaian bertambah tebal, apalagi setelah melihat hasil eptanasku yang jauh lebih bagus, tak kalah dari teman-teman seusiaku juga sesekolahanku, jelas tak ada orang tua yang tak bangga. Karena mungkin kalau di tengok dari hasil ujian itu, bisa dikatakan aku tergolong anak paling pintar di kampungku. &lt;br /&gt;Dan kebencian itu tumbuh, seakan menjadi dendam yang mendalam. Setelah ibuku putus asa dan aku kecewa, karena usahaku melamar kerja dari satu instansi ke instansi lain. Sepertinya selalu mentok dalam kegagalan, untuk melamar menjadi polisi, jadi TNI sampai jadi PNS kecil, semuanya tak pernah ada satupun yang berhasil, semua di tolak, padahal ibuku sudah pertaruhkan segalanya dari isi rumah sampai sepetak tanah yang cuma itu satu-satu nya yang kami miliki. namun rupanya apa yang kubayangkan tak seperti kenyataan, jauh diluar dugaan, dan yang paling menjengkelkan adalah mereka yang jelas kepandaiannya jauh di bawahku, yang nilai ijasahnya pas-pasan, malah diterima. aku benar-benar kecewa dan tak habis pikir. karena aku kalah bukan oleh kualitas tapi oleh kapasitas, hannya karena mereka orang kaya dan aku orang tak punya,&lt;br /&gt;Karena mereka mampu merogoh jauh kantungnya asal kehendaknya tercapai dan aku yang cuma bisa berdoa. Seakan mereka yang memutuskan tak pernah berfikir: apa yang akan terjadi pada keluargaku, apa kekuatan seorang janda yang sudah pasti tak punya apa-apa, yang hari ini makan besok tidak tau. mengapa mereka seenaknya menyerobot, yang mungkin ini menurutnya kecil tapi betapa berartinya buatku, mengpa harus mereka yang selalu menang, dan usahaku atau aku selalu kalah, aku benci sekali, betul-betul benci, mengapa selalu saja uang,uang dan uang yang menjadi pemenang? apakah nasib manusia harus di tentukan dengan uang?&lt;br /&gt;Aku benci orang-orang itu ,karena orang-orang itu yang telah memakan nasibku yang telah memanipulasi takdirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pekerjaan merampok ini belum selesai, dan mungkin tak akan usai. Selagi ketidak adilan masih hidup dan berakar. kalau belum orang orang kaya yang sombong itu kuhabisi harta kekayaannya. ,biar mereka tak bisa tertawa dan berkata tinggi lagi. bila perlu kuperkosa perawan-perawannya biar dia jadi pelacur, biar dia merasa, rasanya jadi sampah di semesta masarakat. biar dia bisa melihat kemiskinan dari kaca mata kemiskinan yang termiskin.&lt;br /&gt;Bahkan ada diantara mereka, yang pernah kurampok kupotong-potong tangannya, atau kakinnya, ada juga yang kucongkel matanya bahkan ada juragan yang istrinya lebih dari satu, lalu kupotong penisnya, dia menangis dan aku semakin nikmat melihat tangisan mereka, aku puas, betul-betul puas. &lt;br /&gt;Sampai sampai seisi desaku tak ada lagi orang kaya, yang artinya tak ada orag sombong yang semau perutnya.tak ada lagi orang yang tolak pinggang setinggi dada lagi di kampung ini,semuanya telah menjadi orang cacat dan sampah kehidupan yang hidupnya seperti parasit. &lt;br /&gt;aku puas melihat orang-orang tua yang menopangkan hidupnya dibawah selangkangan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAMA-KELAMAAN aku merasa tak betah lagi tinggal di desa tersebut, semenjak desa itu tak ada lagi orang kaya, karena otomatis tak ada yang bisa membuat hatiku senang, karena tak ada yang bisa kurampok lagi. Kebosanan itu membuatku ingin pergi meninggalkan desa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kuputuskan hijrah kejakarta mencari peruntungan baru. Alhasil di jakarta aku banyak mendapatkan pengalaman baru, disitu banyak orang kaya yang hartanya tak habis dihitung seminggu. Di situ banyak klien-klien yang membutuhkan tenagaku untuk sekedar membunuh ,atau sekedar merampok dan menggasak dokumen-dokumen penting. di sini aku mendapat banyak kenalan yang berprofesi sama denganku, yang bermacam-macam profesi setatusnya, dari yang kalangan atas seperti mentri negara, politisi, penegak hukum, polisi, tentara sampai yang kalangan sudra semisal pegawai negri, pedagang, calo, bahkan ada diantaranya pemuka agama. Betapa hari-hari terasa sangat indah apapun yang aku mau, yang aku ingini, disini aku bisa, karena disini semua tersedia.&lt;br /&gt;''Jakarta oh..jakarta. Benar-benar surga yang manis. yang tiada tara,'' semua kenikmatan pohonnya ada di sana dari yang kelas ecek-ecek sampai yang paling wah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, sehabis merampok sengaja kuhabiskan sebagaian saja untuk berfoya-foya di sebuah diskotik, sambil mentraktir beberapa temanku yang di antaranya juga ada aparatnya, aku berjoget, berjoget dan berjoget, meluapkan semua gembira sampai pagi, sambil di temani beberapa wanita penghibur yang memang sudah ku kenal. Joget....joget dan joget &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sywtqqi-KeI/AAAAAAAAANc/SdtqlO9A-_4/s1600-h/image-upload-139-774905.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sywtqqi-KeI/AAAAAAAAANc/SdtqlO9A-_4/s320/image-upload-139-774905.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-3747158988819963018?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/3747158988819963018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=3747158988819963018&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3747158988819963018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3747158988819963018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/12/lanjutan-cerpen.html' title='rahasia seorang bajingan'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sywtqqi-KeI/AAAAAAAAANc/SdtqlO9A-_4/s72-c/image-upload-139-774905.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-8313322175570590224</id><published>2009-12-07T16:27:00.001-08:00</published><updated>2009-12-12T23:30:26.102-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><title type='text'>Surat yang datang pagi hari</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sx2dZc5TF9I/AAAAAAAAAM8/awS-YzX8iHc/s1600-h/image-upload-25-737538.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sx2dZc5TF9I/AAAAAAAAAM8/awS-YzX8iHc/s320/image-upload-25-737538.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;Dalam degupan dada menggempanya sodikun ajak paksa, melanjutkan membaca, menyusuri huruf demi huruf yang belum sempat ia rangkai, membentuk kata itu.dalam suratnya, juminten minta,untuk di izin menikah lagi dengan majikannya.metipun cuma menjadi istri keduanya. juminten secara terang meminta sodikun segera memutuskan tali ikat hidup di antara hatinya, mahligainya,yang telah lama ia jalani bersama.mendadak pandangannya serasa gelap merayap, di sudut-sudut dinding. sodikun berusaha mencoba merayapkan pandangnya lagi namun semakinia memandang rasanya makin gelap dan gelap saja, darahnya berputar, berpendar  tak tau hulu.ia tak tau kejadian apa yang tengah bergolak di tubuhnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Setelah ditimbang-timbang meski berat hati untuk memutuskannya, akhirnya sodikun putuskan menuruti juga apa yang menjadi maunya juminten, yaitu bercerai. Ia sadar meski sebetulnya sangat berat hati melepasnya dan tak ingin hal itu terjadi.namun betapapun sangat luka hati, ia merasa ada sesuatu yang jauh lebih berharga  dari pada egonya, yaitu kebahagiaan juminten. bagi sodikun, ia tak ingin kebahagiaan juminten terhalang oleh kesengsaraannya,ia ingin juminten bahagia yang tak pernah ia rasakan selama bersamanya, sodikun tak berani lagi untuk memrubah keputusannya.ia sudah bulat. Munkin tiada jalan lain yang hendak ia pilih kecuali perceraian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; *&lt;br /&gt;Hari-hari berat ia jalani sejak keputusan itu ia ambil, betapa ia merasa kehilangan yang mendalam, orang yang sangat ia cintai melebihi cintanya itu kepada diri sendiri. Rasanya ia seperti kehilangan nyawanya. Hanya satu hal yang memaksa sodikun harus tegar, dan ia biarkan semua berlalu begitu saja. ia mencoba selami rasa sakit itu, di kedalaman arusnya dengan keluasan hatinya yang senantiasa ia paksa untuk bersabar. Yakni lentera kecil yang memancar dari harapannya  kedua anaknya yang bermata bening itu. sodikun tak ingin kedua buah hatinya terlantar,atau ikut jadi korban peristiwa itu ,ia yakin mereka masih selalu membutuhkan kasih sayangnya yang jauh lebih berharga baginya dari pada egonya, atau cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Mula-mula sehari, dua hari berlalu, bahkan sampai satu bulan hati sodikun masih saja terasa sesak tersumbat sampah deritanya. Namun lama-kelamaan hatinya mulai terbiasa dan akhirnya ia bisa menjauh,menjauh dan menjauh ,dari mangsa derita yang hendak memangsanya itu.dia mencoba untuk mulai bangkit,bangkit dan bangkit dan melupakan semuanya. sampai ketika ia merasa betul seakan kejadian itu tak pernah ia alami sama sekali.ia selalu menanamkan semangat dan semangat berkobar di dadanya, seakan dia ingin mengatakan pada semua orang, bahwa tanpa juminten pun ia bisa mendidik anak-anaknya, Meski jauh di ujung hati terjauh ,ia tetap menunggu kedatangan jumintennya itu, tapi itu sangat kecil sekali.ia berharap suatu saat, entah itu kapan harinya,perempuan kesayangannya itu mau mengetuk pintu rumahnya, dan bercengrama seperti masa dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Delapan bulan telah berlalu perasaan rindu sodikun tetap menunggu. Tiba-tiba diminggu kedua menuju bulan yang ke sembilan semenjak kejadian itu ,sodikun dikejutkan kehadiran juminten yang sudah sangat asing namun dekat juga.&lt;br /&gt;''masya allah juminten'' tukasnya agak terkejud,sambil pandangan menyusuri tubuh juminten yang kuyu.&lt;br /&gt;''boleh aku masuk mas?''&lt;br /&gt;''tentu boleh jum, tentu...rumah ini masih tetap milikmu, apa kamu mau lihat anak-anak, atau kamu...'' sekejap tiba-tiba sodikun mulutnya terdiam.ia menerka-nerka tanya di hati, apakah juminten akan mengambil anak-anaknya seraya ia melepaskan pintanya tiba-tiba,&lt;br /&gt;''kamu jangan ambil mereka dariku jum.aku tak sanggup hidup lagi tanpa anak-anak'' sambung sodikun kemudian.&lt;br /&gt;''tidak mas,aku tidak akan mengambil mereka. aku sudah terlalu banyak mengambil yang emas punyaan''&lt;br /&gt;''jadi?''&lt;br /&gt;''aku ingin kembali kerumah ini.berkumpul seperti dulu lagi ,apa emas boleh?''&lt;br /&gt;''tentu.tentu boleh''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah juminten menceritakan semuanya, menceritakan peristiwa mengerikan yang ia lakukan, bahwa dia telah membunuh. 'ia telah membunuh istri tua majikan yang telah menjadi suaminya itu ,dan juga menjelaskan kalau akhirnya jumintenpun membunuh suaminya pula, semuanya ia ceritakan, alasan mengapa ia sampai nekat melakukan pmembunuhan itu, dan juga menceritakan mengapa dia memilih kembali kesamping sodikun, kembali kerumah itu.&lt;br /&gt;Dengan bijak sodikunpun memahami,memahami semua kejadian yang dilakukan juminten, seraya tangannya meraih pundak juminten dan  memeluknya.&lt;br /&gt;''sudah lah jum kamu jangan terlalu menyalahkan dirimu'' sanggah sodikun&lt;br /&gt;akhirnya berdekpan.&lt;br /&gt;''sudahlah ,yang sudah terjadi biar berlalu,sekarang kita buka lembaran baru ,kita rajut kembali suka-duka disini seperti dulu, bersama-sama lagi,mengasuh anak anak kita .kamu jangan kemana-mana lagi''jumintenpun mengangguk dan akhirnya membongkar air matanya yang tertahan dan sudah tak kuasa lagi ia membendungnya.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka larut dalam tangis berdua.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KEESOKAN harinya dua orang datang,seperti yang sodikun sudah duga.ia tentu polisi yang hendak menjemput juminten.&lt;br /&gt;Sodikunpun hanya bisa pasrah&lt;br /&gt;Ketika kedua orang itu membawa juminten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-8313322175570590224?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/8313322175570590224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=8313322175570590224&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8313322175570590224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8313322175570590224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/12/surat-yang-datang-pagi-hari.html' title='Surat yang datang pagi hari'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/Sx2dZc5TF9I/AAAAAAAAAM8/awS-YzX8iHc/s72-c/image-upload-25-737538.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-7739368705947092010</id><published>2009-11-30T12:57:00.000-08:00</published><updated>2011-07-05T09:55:29.596-07:00</updated><title type='text'>Jemari yang LelahJemari yang Lelah</title><content type='html'>Sudahlah, melepas jubah  yang kau beri dengan semangkuk nafas&lt;br /&gt;desah yang kau umpamakan cinta pun telah sedemikian gila untu diuntit &lt;br /&gt;kau rupakan saja tubuhku, jiwaku dengan kesungguhanmu menjadi arus dan biarkan semua mengalir deras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harum hujan desember, wanginya&lt;br /&gt; selalu terulang&lt;br /&gt;dua matanya seperti mengawasiku yang terseret oleh degub resah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya ada ruang yang sengaja kau cipta. Ajaklah aku berkunjung &lt;br /&gt;aku ingin tahu hatimu, warna lara yang pernah kita garitkan&lt;br /&gt;seperti membatu, perlahan, kakiku kau sentuh dengan bung bunga bakung. Yang tumbuh awal Januari &lt;br /&gt;sekarang aku lepaskan nafas tapi tubuh ini makin membatu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunyi. Sepanjang jalan seperti terhapus oleh hujan yang tak sabar membasahi tugu disudut kota &lt;br /&gt;dimana aku pernah menulis kalimat romantis. Bersamanya aku menanti. Bersamanya aku memaki. Tiba tiba hilang terhapus semua makna diriku. &lt;br /&gt;tidak pasti aku menunggu. Karena reda adalah lubang.&lt;br /&gt;Segagah apapun lemah dijalan yang tak pernah kuberi tahukan padamu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Adalah warna hitam saat kamu berpaling dari kedustaan dimana bibirmu sebenarnya masih sanggup merangkai puisi &lt;br /&gt;kamu memilih, lebih baik aku berbaring disini, kulitku sudah asing dengan jiwa.&lt;br /&gt; Kau tahu diantara mereka, namanama yang telah kubuatkan&lt;br /&gt;terjebak dalam pandangan saat kau coba menerka kalimat lamat-lamat yang tersemat ditugu. Hatiku pun terhuyung&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;saat semangkuk nafas lagi kamu butuhkan aku meminum semuanya. Seperti air matamu ketika arak di tuang&lt;br /&gt;. Ijinkan aku pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah kita adalah hati. Hatimu dan hatiku. Juga hati yang tertusuk tajam saat air hujan tibatiba rinainya membeku dan menjadi pisau.air mataku yang reda&lt;br /&gt;Atau, ketakutanku. Atau kecemburuanku. Atau dua jemari yang pernah kau patahkan. &lt;br /&gt;Surat cinta itu kelak akan bersaksi. Jika dahulu aku punya jemari. &lt;br /&gt;tak pernah jeda&lt;br /&gt; aku merangkai namamu&lt;br /&gt;Karena kegagalan hanya sebuah pintu dibaliknya akan kutulis dengan bahasamu. Saat kau sudi melepas ingatan. Hujan akan menemukan tubuh dan jiwa kita lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-7739368705947092010?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/7739368705947092010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=7739368705947092010&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7739368705947092010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7739368705947092010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/11/kamu-kah_5306.html' title='Jemari yang LelahJemari yang Lelah'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-3827003971291970301</id><published>2009-11-30T02:55:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T07:55:03.548-08:00</updated><title type='text'>Merengkuh cahaya</title><content type='html'>&lt;h2&gt;1. T a d a h&lt;br&gt; c a h a y a&lt;/h2&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;kantung-kantung cahaya menggantung&lt;br /&gt;mendesak jubal di pintu&lt;br /&gt;menuju semua arah penjuru&lt;br /&gt;juga padaku&lt;br /&gt;kurengkuh satu rindu di jalin-jemalin janji bumi&lt;br /&gt;selami palung, sedalam lautannya,&lt;br /&gt;mengajarkan padaku tentang ribuan gelap sebelum cahaya&lt;br /&gt;Juga, ribuan cahaya di jantungnya, sebelum gelap tiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ketakutan itu yang menukik&lt;br /&gt;mencubit lorong terdingin&lt;br /&gt;karenanya&lt;br /&gt;hantu-hantu kematian yang mulai membunuh &lt;br /&gt;satu persatu, pulau-pulau harapan&lt;br /&gt;setanpun menari, diatas nyala &lt;br /&gt;gontai lilin-lilin rumahku&lt;br /&gt;merapat sepanjang malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang lewat malaikat berterbangan&lt;br /&gt;membentuk lukisan pelangi digilang-gemilang&lt;br /&gt;seperti putih bajunya yang cahaya&lt;br /&gt;Aku di sini&lt;br /&gt;nyanyian semesta raya yang  menderu&lt;br /&gt;musim menyelinap kedalam symfoni penciptaan&lt;br /&gt;syahdu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku dapati aku-aku yang lelah&lt;br /&gt;mati ketakutan memandang wajah sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantung-kantung cahaya itu&lt;br /&gt;memeluk bagaian tubuhku yang kering&lt;br /&gt;Aku menadah&lt;br /&gt;seperti kura-kura yang merindu &lt;br /&gt;syahdu menyatu di sayap-sayapnya &lt;br /&gt;ketika lembah jadi sunyi &lt;br /&gt;dari mata tumpul pedang pandang penebang pohon&lt;br /&gt;sunyi di jadikan rumah megahnya&lt;br /&gt;hantu-hantu tertawa di darahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ketikapun&lt;br /&gt;batu-batu mulai dipahat &lt;br /&gt;menjadi arca&lt;br /&gt;membentuk mimpi &lt;br /&gt;elok yang di tinggalkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rembulan tak sudi mencumbu&lt;br /&gt;awan cemburu &lt;br /&gt;ketinggian,gelap&lt;br /&gt;semua ranah mimpi seperti pucat terhalang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa harus aku takut?&lt;br /&gt;melihat  mayat dan luka-luka yang menganga,mencari&lt;br /&gt;Mengapa, aku harus terhantui?&lt;br /&gt;Bukankah semua letih, bersih seperti caraku menadah padamu&lt;br /&gt;Mengapa harus malam melahirkan bayi setan dan hantu-hantu ketakutan?&lt;br /&gt;Bukankah gelap itu terang yang terhalang?&lt;br /&gt;Bukankah,jika terang di depanku artinya gelap di belakangku?&lt;br /&gt;Bukankah gelap tak pernah ada jika aku tak menghalanginya?&lt;br /&gt;Mana mungkin aku taruh ketakutan ,padanya&lt;br /&gt;Jika gelap terang semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;2. j a n t u n g&lt;br&gt; c a h a y a&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang menyembunyikan sebersit cahaya&lt;br /&gt;Lalu tidur bersandar taman panjang&lt;br /&gt;Siapa juga yang sembunyikan sebutir debu penuh rindu-rindu&lt;br /&gt;kelopak mataku&lt;br /&gt;Sinarnya berserakan di gilang-gemilang lautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana juga larinya deru rindu mataharikah?&lt;br /&gt;Jika butir-butir debu itu, duri-duri serasa&lt;br /&gt;yang mencari sayap gemah bumi&lt;br /&gt;sendiri&lt;br /&gt;Siapa juga yang mengikat rangkak kakiku menjadi satu lekat. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa masih jantung cahaya, menjadi telaga tempat mandi malaikat bestari&lt;br /&gt;Dan debu itu mengantan, sepanjang siang.&lt;br /&gt;Pada bumi yang tak lelah ,menendang tubuh panas, matahari&lt;br /&gt;Yang membelah rahasia menjadi dua sisi,&lt;br /&gt;tubuhnya separuh siang separuh gelap-malam&lt;br /&gt;Yang ''esa'' dalam saku keesaan kakinya sendiri.&lt;br /&gt;Dan kudapati, kamu masih memakai jubahnya&lt;br /&gt;bumi&lt;br /&gt;Tapi sekejap kau gubah menjadi ladang, penghalang kemolekan taman lain&lt;br /&gt;,sehinga kata ''sukar'' ketika kamu mencari rumahmu ,yang mana lampunya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, ketika kau menenggak ''arak'' duniawi&lt;br /&gt;Kemabukan yang kau bikin sejadi-jadi&lt;br /&gt;juga ketika kau melacurkan diri pada berhala-berhala kehidupan, menyunting mawar dari taman yang tak di restui &lt;br /&gt;Kau tahu kemana sinarmu?&lt;br /&gt;Gelap tak jadi mencari, dan&lt;br /&gt;cahaya-cahaya itu berarah balik di punggung&lt;br /&gt;Seperti kau hendak lari kepulau lain,&lt;br /&gt;Baumu laksana singa lapar yang buta!!&lt;br /&gt;Membuat singa lain memberi jalan padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang menyembunyikan seserpih cahaya padaku?.&lt;br /&gt;Lalu kau rindui sendiri cahaya itu!!&lt;br /&gt;Tak usah kau cari lagi isi rumahpun&lt;br /&gt;Cahayamu adalah kamu,!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;3. s e l a p u t &lt;br&gt; m a t a h a r i&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahayaku kecil, hilang tertelan kemegahanmu ,&lt;br /&gt;Lalu cerahku termusnahkan saat kau menuju padaku ,satu.&lt;br /&gt;''Aku bukan dewi madrim yang bersetubuh dengan cahaya,dan melahirkan anak terang, sekemilau air telaga''&lt;br /&gt;Hanya pendaki yang buta,&lt;br /&gt;mencuri obor selaput cahayanya&lt;br /&gt;Hanya patung tanah, rancak bernyawa ini,&lt;br /&gt;Yang meletakkan cemburu pada air telaga, &lt;br /&gt;Karena rindunya pula, sayapmu meninggi&lt;br /&gt;Menduga kau telah lama diam menunggu ,menyelam padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang hilang dalam kemegahan itu,&lt;br /&gt;''adalah aku yang bukan si-aradea yang memilih kematiannya diujung salib pasopati,sebagai penebus dosa kelima saudaranya''&lt;br /&gt;Tapi cuma musang ,dengan kantung sunyi, yang belajar melacur,&lt;br /&gt;berlayar arungi luas matamu,&lt;br /&gt;Yang bimbang merebut musim&lt;br /&gt;Seperti kalah yang merebah basah,mandi darah&lt;br /&gt;menjadi bangkai-bangkai terrajam luka&lt;br /&gt;Atau keriput kulit ini, sampul kitab sucimu&lt;br /&gt;Hatiku&lt;br /&gt;arusnya masih tetap saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelesik cahaya: b.a.awaludin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-3827003971291970301?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/3827003971291970301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=3827003971291970301&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3827003971291970301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3827003971291970301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/11/merengkuh-cahaya_30.html' title='Merengkuh cahaya'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-9202900130040974718</id><published>2009-11-30T02:53:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T07:53:57.268-08:00</updated><title type='text'>Merengkuh cahaya</title><content type='html'>&lt;h2&gt;1. T a d a h&lt;br&gt; c a h a y a&lt;/h2&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;kantung-kantung cahaya menggantung&lt;br /&gt;mendesak jubal di pintu&lt;br /&gt;menuju semua arah penjuru&lt;br /&gt;juga padaku&lt;br /&gt;kurengkuh satu rindu di jalin-jemalin janji bumi&lt;br /&gt;selami palung, sedalam lautannya,&lt;br /&gt;mengajarkan padaku tentang ribuan gelap sebelum cahaya&lt;br /&gt;Juga, ribuan cahaya di jantungnya, sebelum gelap tiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ketakutan itu yang menukik&lt;br /&gt;mencubit lorong terdingin&lt;br /&gt;karenanya&lt;br /&gt;hantu-hantu kematian yang mulai membunuh &lt;br /&gt;satu persatu, pulau-pulau harapan&lt;br /&gt;setanpun menari, diatas nyala &lt;br /&gt;gontai lilin-lilin rumahku&lt;br /&gt;merapat sepanjang malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang lewat malaikat berterbangan&lt;br /&gt;membentuk lukisan pelangi digilang-gemilang&lt;br /&gt;seperti putih bajunya yang cahaya&lt;br /&gt;Aku di sini&lt;br /&gt;nyanyian semesta raya yang  menderu&lt;br /&gt;musim menyelinap kedalam symfoni penciptaan&lt;br /&gt;syahdu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku dapati aku-aku yang lelah&lt;br /&gt;mati ketakutan memandang wajah sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantung-kantung cahaya itu&lt;br /&gt;memeluk bagaian tubuhku yang kering&lt;br /&gt;Aku menadah&lt;br /&gt;seperti kura-kura yang merindu &lt;br /&gt;syahdu menyatu di sayap-sayapnya &lt;br /&gt;ketika lembah jadi sunyi &lt;br /&gt;dari mata tumpul pedang pandang penebang pohon&lt;br /&gt;sunyi di jadikan rumah megahnya&lt;br /&gt;hantu-hantu tertawa di darahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ketikapun&lt;br /&gt;batu-batu mulai dipahat &lt;br /&gt;menjadi arca&lt;br /&gt;membentuk mimpi &lt;br /&gt;elok yang di tinggalkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rembulan tak sudi mencumbu&lt;br /&gt;awan cemburu &lt;br /&gt;ketinggian,gelap&lt;br /&gt;semua ranah mimpi seperti pucat terhalang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa harus aku takut?&lt;br /&gt;melihat  mayat dan luka-luka yang menganga,mencari&lt;br /&gt;Mengapa, aku harus terhantui?&lt;br /&gt;Bukankah semua letih, bersih seperti caraku menadah padamu&lt;br /&gt;Mengapa harus malam melahirkan bayi setan dan hantu-hantu ketakutan?&lt;br /&gt;Bukankah gelap itu terang yang terhalang?&lt;br /&gt;Bukankah,jika terang di depanku artinya gelap di belakangku?&lt;br /&gt;Bukankah gelap tak pernah ada jika aku tak menghalanginya?&lt;br /&gt;Mana mungkin aku taruh ketakutan ,padanya&lt;br /&gt;Jika gelap terang semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;2. j a n t u n g&lt;br&gt; c a h a y a&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang menyembunyikan sebersit cahaya&lt;br /&gt;Lalu tidur bersandar taman panjang&lt;br /&gt;Siapa juga yang sembunyikan sebutir debu penuh rindu-rindu&lt;br /&gt;kelopak mataku&lt;br /&gt;Sinarnya berserakan di gilang-gemilang lautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana juga larinya deru rindu mataharikah?&lt;br /&gt;Jika butir-butir debu itu, duri-duri serasa&lt;br /&gt;yang mencari sayap gemah bumi&lt;br /&gt;sendiri&lt;br /&gt;Siapa juga yang mengikat rangkak kakiku menjadi satu lekat. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apa masih jantung cahaya, menjadi telaga tempat mandi malaikat bestari&lt;br /&gt;Dan debu itu mengantan, sepanjang siang.&lt;br /&gt;Pada bumi yang tak lelah ,menendang tubuh panas, matahari&lt;br /&gt;Yang membelah rahasia menjadi dua sisi,&lt;br /&gt;tubuhnya separuh siang separuh gelap-malam&lt;br /&gt;Yang ''esa'' dalam saku keesaan kakinya sendiri.&lt;br /&gt;Dan kudapati, kamu masih memakai jubahnya&lt;br /&gt;bumi&lt;br /&gt;Tapi sekejap kau gubah menjadi ladang, penghalang kemolekan taman lain&lt;br /&gt;,sehinga kata ''sukar'' ketika kamu mencari rumahmu ,yang mana lampunya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, ketika kau menenggak ''arak'' duniawi&lt;br /&gt;Kemabukan yang kau bikin sejadi-jadi&lt;br /&gt;juga ketika kau melacurkan diri pada berhala-berhala kehidupan, menyunting mawar dari taman yang tak di restui &lt;br /&gt;Kau tahu kemana sinarmu?&lt;br /&gt;Gelap tak jadi mencari, dan&lt;br /&gt;cahaya-cahaya itu berarah balik di punggung&lt;br /&gt;Seperti kau hendak lari kepulau lain,&lt;br /&gt;Baumu laksana singa lapar yang buta!!&lt;br /&gt;Membuat singa lain memberi jalan padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang menyembunyikan seserpih cahaya padaku?.&lt;br /&gt;Lalu kau rindui sendiri cahaya itu!!&lt;br /&gt;Tak usah kau cari lagi isi rumahpun&lt;br /&gt;Cahayamu adalah kamu,!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;3. s e l a p u t &lt;br&gt; m a t a h a r i&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahayaku kecil, hilang tertelan kemegahanmu ,&lt;br /&gt;Lalu cerahku termusnahkan saat kau menuju padaku ,satu.&lt;br /&gt;''Aku bukan dewi madrim yang bersetubuh dengan cahaya,dan melahirkan anak terang, sekemilau air telaga''&lt;br /&gt;Hanya pendaki yang buta,&lt;br /&gt;mencuri obor selaput cahayanya&lt;br /&gt;Hanya patung tanah, rancak bernyawa ini,&lt;br /&gt;Yang meletakkan cemburu pada air telaga, &lt;br /&gt;Karena rindunya pula, sayapmu meninggi&lt;br /&gt;Menduga kau telah lama diam menunggu ,menyelam padamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang hilang dalam kemegahan itu,&lt;br /&gt;''adalah aku yang bukan si-aradea yang memilih kematiannya diujung salib pasopati,sebagai penebus dosa kelima saudaranya''&lt;br /&gt;Tapi cuma musang ,dengan kantung sunyi, yang belajar melacur,&lt;br /&gt;berlayar arungi luas matamu,&lt;br /&gt;Yang bimbang merebut musim&lt;br /&gt;Seperti kalah yang merebah basah,mandi darah&lt;br /&gt;menjadi bangkai-bangkai terrajam luka&lt;br /&gt;Atau keriput kulit ini, sampul kitab sucimu&lt;br /&gt;Hatiku&lt;br /&gt;arusnya masih tetap saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelesik cahaya: b.a.awaludin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-9202900130040974718?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/9202900130040974718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=9202900130040974718&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/9202900130040974718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/9202900130040974718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/11/merengkuh-cahaya.html' title='Merengkuh cahaya'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-5941015690592687374</id><published>2009-11-19T17:46:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T22:46:45.280-08:00</updated><title type='text'>Ketika Kamu datang</title><content type='html'>aku tahu mungkin karena aku sering makan daging musang &lt;br /&gt;karena kata ayahku jika musang memakan ayam&lt;br /&gt;maka jumlah jantungnya akan sama banyaknya ,dengan &lt;br /&gt;jumlah ayam yang ia makan.&lt;br /&gt;lha..sedang aku yang memakannya daging musang itu,jadi &lt;br /&gt;mungkin dia''mahluk kerdil itu'',&lt;br /&gt;butuh menusukku mungkin sepuluh kali biar aku kehabisan jantung ha ha ha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana dia?&lt;br /&gt;Kemana sekarang?&lt;br /&gt;teman lamaku, teman yang pernah membagi-bagi ,suka dan duka&lt;br /&gt;Apakah rindunya sama panjang, membujur &lt;br /&gt;di rumah batinnya yang panjang &lt;br /&gt;seperti aku yang menyediakan ruangan ,baginya &lt;br /&gt;atau kah sudah tertimbun semak-semak hutan purwa&lt;br /&gt;yang membuatnya jauh tersesat,&lt;br /&gt;makin jauh dan tinggalkan &lt;br /&gt;belahan makna bersama cahayaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu ingat kalu kamu tak pernah hafal dengan musim &lt;br /&gt;apalagi tanda-tanda petunjuk ,alam&lt;br /&gt;seperti bintang-gemintan atau hembusan angin,&lt;br /&gt;juga arah terbang unggas yang mencari musim hujan.&lt;br /&gt;kamu pasti tersesat,&lt;br /&gt;pasti kamu hilang arah &lt;br /&gt;dan hutan itu..,&lt;br /&gt;ah..apalagi musim ini,&lt;br /&gt;musim semi di mana daun-daun, perawan &lt;br /&gt;bermunculan dan aku yakin jejakmu tak akan terhitung&lt;br /&gt;oleh semak belukar dan, naif &lt;br /&gt;kau pasti tak tau jalan pulang, sebap &lt;br /&gt;jalan itu..,jalan bekasmu menapak,pasti hilang &lt;br /&gt;tanpa jejak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku  tiba-tiba membutuhkan seseorang,&lt;br /&gt;dan tiba-tiba pula,ada sesosok yang kuhafal betul&lt;br /&gt;baunya,ah..,&lt;br /&gt;dia datang dan aku yakin dia,ya...,&lt;br /&gt;ternyata betul dia teman lamaku ,itu&lt;br /&gt;yang mengetuk pintu kamar ini ''jam berapa sekarang?'',&lt;br /&gt;ya...dia datang lagi, ''tapi mengapa selarut ini bagai mana aku akan membukakan pintu buatnya'',&lt;br /&gt;tiba-tiba dia mendobrak dan menerobos masuk.&lt;br /&gt;aih..,dia bersama mahluk kerdil itu,&lt;br /&gt;''mahluk brengsek'', dan tanpa terasa&lt;br /&gt;sungai-sungai amarah kembali meluap ,tapi&lt;br /&gt;kali ini cukup membendung &lt;br /&gt;bersama mukaku yang habis dan lelah&lt;br /&gt;di peras keringat dingin,&lt;br /&gt;tak jua kunjung habis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku t'lah mati di tikam mahluk kerdil itu yang datang bersamanya &lt;br /&gt;yang tiba-tiba menghunjamkan belati berkilat,&lt;br /&gt;berulang-ulang kali,hingga aku sempoyongan &lt;br /&gt;tak karuan.&lt;br /&gt;''ah.. aku yakin sekali jika itu pasti kamu,&lt;br /&gt;kamulah.. pasti kamu &lt;br /&gt;sutradaranya utama atas upaya pembunuhan ini''.&lt;br /&gt;Tapi aku belum habis darah &lt;br /&gt;dan masih punya jantung meski pisau sikerdil itu&lt;br /&gt;berulang-ulang menembus jantungku.&lt;br /&gt;aku masih sanggup lari menyelinap &lt;br /&gt;di bilik bayangku&lt;br /&gt;meski aku tahu tak ada tempat aman di muka bumi ini,&lt;br /&gt;selama dia hidup dan bergentayangan mengetuk pintu&lt;br /&gt;dimanapun aku berada.&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-5941015690592687374?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/5941015690592687374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=5941015690592687374&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5941015690592687374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5941015690592687374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/11/ketika-kamu-datang.html' title='Ketika Kamu datang'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-2249191866846557938</id><published>2009-11-11T10:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-11T15:57:23.402-08:00</updated><title type='text'>Meja rapuh</title><content type='html'>Harapan terdiam&lt;br /&gt;Sepanjang kamu lewat tak terelakkan&lt;br /&gt;Kota yang kamu sapa itu sepi&lt;br /&gt;Rantingnya penuh burung ,rindu&lt;br /&gt;Kebebasan bersandar pada kelu jiwanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan untuk menepi itu menampar ,ruang&lt;br /&gt;Berciuman denga dindingnya,sendiri&lt;br /&gt;Semenjak bilik dibalik ke mukaku&lt;br /&gt;Kakinya lari dimalam layu&lt;br /&gt;Mengitari mata dan air yang kering&lt;br /&gt;Seperti pinggul perawan menari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucoba petik satu&lt;br /&gt;Sejengkal yang tak cukup ,atau&lt;br /&gt;Selaksa yang redup dan memutar arah&lt;br /&gt;Daratan juga mabuknya penuh &lt;br /&gt;Segelas tak jua kau taruh&lt;br /&gt;Meja makin tua dirapuh sentuh&lt;br /&gt;Harapan menjalin jadi terpilin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan terdiam&lt;br /&gt;Sepanjang kamu lewat tak terelakkan &lt;br /&gt;Memeluk luka yang kau dorong kejiwaku&lt;br /&gt;Kota yang kamu sapa melayar&lt;br /&gt;Arungi ombak dengan didihnya&lt;br /&gt;Mati lah aku di ujung &lt;br /&gt;Darimu sampai laut lain,menjadi&lt;br /&gt;Ikan yang menelesik gelombang&lt;br /&gt;Dan pasrah di meja rapuhmu&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-2249191866846557938?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/2249191866846557938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=2249191866846557938&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2249191866846557938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2249191866846557938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/11/meja-rapuh.html' title='Meja rapuh'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-5355140931704361230</id><published>2009-09-12T10:53:00.001-07:00</published><updated>2009-09-12T10:53:29.963-07:00</updated><title type='text'>Cinta</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SqvgF5xm0_I/AAAAAAAAAMc/ew7HWsOiJ2Y/s1600-h/image-upload-13-707668.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SqvgF5xm0_I/AAAAAAAAAMc/ew7HWsOiJ2Y/s320/image-upload-13-707668.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Cinta itu kesunyian yang membahana dengan amarah ,melumat semua nasehat melintas pengharapan dan memayungi keindahan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-5355140931704361230?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/5355140931704361230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=5355140931704361230&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5355140931704361230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5355140931704361230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/09/cinta.html' title='Cinta'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SqvgF5xm0_I/AAAAAAAAAMc/ew7HWsOiJ2Y/s72-c/image-upload-13-707668.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-1088126551806640034</id><published>2009-08-10T01:20:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T04:39:07.928-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Politik pikiran ala pikikiran politik</title><content type='html'>"andai aku menjadi seorang politikus" begitulah kira-kira angan-angan saya menghayalkannya ,ketika menyikapi carut-marut keadaan perpolitikan dan situasi negara ini .sebap hampir 90% nasipnya "indonesia" ini ada di tangan politikus yang menamakan dirinya sebagai "wakil rakyat" ,mengapa saya meng-angankan nya : adalah ada suatu system atau aturan main tentang perpolitikan yang menurt hemat saya masih salah, sistem yang saya rasa lebih banyak merugikan rakyat atau yang kurang menyentuh hati rakyat,adalah di mana banyak seorang politikus yang lebih memilih membela partainya dari pada membela kepentingan rakyatnya.sebab  partai politik memang berdiri bukan karena antusias rakyat tapi justru antusias segelintir orang yang menginginkan jabatan di negri ini, yang kemudian mereka mencari dukungan kepelosok negri.  banyak orang kecil yang di hasut di congok hidungnya dijadikan sapi perahan demi kepentingan resaat, mereka di suruh mengibarkan bendera perang terhadap lawan politiknya bila perlu mereka harus beradu otot dengan partai lain .dalam situasi seperti ini jelas rakyat adalah akses korban ke dzoliman para politikus. Mereka di bius dengan doktrin dan janji manis, tanpa mereka sempat menyadari sesungguhnya mereka telah dijadikan kambing hitam atau sapi perahan .laanya berkorban demi membela seseorang yang orang tsb belum tentu membela kita dan hajat hidup kita.&lt;br /&gt;Apakah hal sperti ini harus di biarkan apakah tak ada opsi lain untuk membangun sistem yg lebih sistemik ,oh andai saja aku jadi politikus, adalah sebuah system yang harus di bongkar meski banyak para politikus tidak berani merubahnya.adalah  aturan main yang lain dari yang selama ini. Adalah suatu sulusi yang cemerlang umpama :jika selama ini semua partai di prakarsai oleh orang-orang elit papan atas minim mereka adalah kaum intlek yang kaya-raya kemudian mencari dukungan rakyat maka harus di format menjadi rakyat kecil yang bikin partai karena tentu banyak orang pintar di negeri ini yang masih tersembunyi dan tau seluk beluk daerahnya yang diwakili .tentu timbul pertanyaan ''bagai mana caranya ??'',caranya adalah: menyuarakan kepada penyelenggara negara agar partai politik boleh di dirikan oleh setingkat masa kabupaten saja dengan kata lain memberikan otonomi politik kepada daerah tingkat 2 ,biarlah rakyat setingkat kabupaten menentukan nasip politiknya sendiri,memilih figur dan tokoh nya sendiri yang mereka kenal dan mendirikan partai sendiri "dalam hal ini bisa jadi partai di satu kabupaten akan beda dengan kabupaten lain.juga jumlahnya akan berlainan. Sudah tentu rakyat kabupaten hanya menyiapkan wakilnya di kabupatennya sendiri saja."lalu bagai mana dengan DPRD 1 dan DPR PUSATNYA" tentu saja jatah kursi anggota dewan di tiap kabupaten bisa di lebihi kapasitasnya sesuai kebutuhan dan pemerintah melalui MENDAGRI bisa mengkordinasi ,mengatur melalui uji proper test di tiap kabupaten dan memilih anggota dewan yang lolos test terbaik sesuai jumlah yang di butuhkan untuk di wakilkan ke daerah tingkat 1 jadi semua dewan yang ada di tingkat 1 adalah dari daerah tingkat2 &lt;br /&gt;Yang di beri mandat dari daerahnya masing-masing.dalam hal ini tentu para politikus akan serta-merta menyuarakan kepentingan daerahnya ''rakyatnya'' .demi kian juga dengan DPR pusat mereka di ambil dari daerah tingkat 1 yang sudah di proper test dan di wakilkan sesuai yang dibutuhkan .&lt;br /&gt;Terus mereka ''DPR''dapat di bagi dengan dua atau tiga kubu oleh panitia yang di selenggarakan pemerintah untuk menjadi fraksi. Tentu akan lebih hemat bila tiap-tiap fraksi mengajukan ca-pres dan ca-wapres,tentu dalam hal ini menjadi masalah interen fraksi masing-masing.&lt;br /&gt;Tapi itu semua hanya angan-angan saya saja,hanya karena kekecewaan saya pribadi ,sukur-sukur banyak orang yang sama merasakan ''kekecewaan yang sama'' ketika menyaksikan pentas politik kita yang notabene orang-orangnya itu-itu saja.apa tidak ada orang yang lain ,yang sanggup bicara lantan di gedung rakyat.terus kapan yang muda-muda atau para cerdik-pandai yang ada dipelosok kampung di kasih kesempatan ikut membangun negri ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-1088126551806640034?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/1088126551806640034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=1088126551806640034&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/1088126551806640034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/1088126551806640034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/08/andai-aku-politikus.html' title='Politik pikiran ala pikikiran politik'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-5886810771715500945</id><published>2009-02-26T01:34:00.001-08:00</published><updated>2009-02-26T01:34:36.944-08:00</updated><title type='text'>AmEye_poors</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SaZiLKue6KI/AAAAAAAAAKc/Nw5KsmiQ8CE/s1600-h/image-upload-5-776263.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SaZiLKue6KI/AAAAAAAAAKc/Nw5KsmiQ8CE/s320/image-upload-5-776263.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-5886810771715500945?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/5886810771715500945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=5886810771715500945&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5886810771715500945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5886810771715500945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/02/ameyepoors.html' title='AmEye_poors'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SaZiLKue6KI/AAAAAAAAAKc/Nw5KsmiQ8CE/s72-c/image-upload-5-776263.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-7218015203455895883</id><published>2009-01-07T22:27:00.001-08:00</published><updated>2009-02-08T04:47:28.506-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa buat palestin'/><title type='text'>Vist indonesian 2008</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SWWc430YptI/AAAAAAAAAHw/C1mFmsZf0Cw/s1600-h/image-upload-23-767728.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SWWc430YptI/AAAAAAAAAHw/C1mFmsZf0Cw/s320/image-upload-23-767728.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ya karikatur1 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;div&gt;Tables&lt;/TITLE&gt;&lt;br /&gt;&lt;TABLE BORDER="15" CELLPADDING="2"CELLSPACING="0"WIDTH="300"BGCOLOR="#800080"&gt;&lt;br /&gt;&lt;TR&gt;&lt;br /&gt;&lt;TD ALIGN="JUSTIFY" COLSPAN="2"&gt;&lt;strong&gt; &lt;h2&gt;&lt;font align="center"&gt;&lt;font size="8"&gt;&lt;font color="00ff00"&gt; doa buat palestina&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;h2&gt;&lt;font align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;font color="00ff00"&gt; tuhan&lt;br /&gt;Dari puing-puing tiap gedung di tiap sudut kota gaza&lt;br /&gt;Aku bawa serpihan rontok jiwa ku dan sepercik doa&lt;br /&gt;Dari remuknya hati sebagai manusia&lt;br /&gt;Kutaruh di hadapanmu untuk kamu takar, kamu timbang, dan kamu jawab setiap desing&lt;br /&gt;Peluru yang merenggut mimpi kecil anak-anak kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tuhan&lt;br /&gt;Semerah apakah langit jika darah tak lebih mewakili kekejian para zionism israel&lt;br /&gt;Sehitam apakah dinding dunia jika perang ini tak lebih hitam dari tragedi kemanusiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tuhan&lt;br /&gt;Kemanakah kamu waktu itu?&lt;br /&gt;Saat bom melahap BOMBAY atau saat mengguncang ISTAMBUL,juga masih basah di kening hamba ketika sebuah bom meluluhkan KUTA BALI juga WORD TRID CENTER&lt;br /&gt;semua teriak basmi teroris !!!,basmi teroris!!!&lt;br /&gt;Tapi kemana koar mulut mereka&lt;br /&gt;Kemana teriakan mereka&lt;br /&gt;Ketika sebuah kota telah lumpuh total oleh ribuan mortir israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tuhan &lt;br /&gt;Apakah sebuah rencana tetang hitamnya sebuah langit&lt;br /&gt;Hingga kamu diam &lt;br /&gt;Kamu diam&lt;br /&gt;Kamu diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tuhan&lt;br /&gt;Masih adakah azap dan kutukan di langit&lt;br /&gt;Masih tersisakah banjir nabi nuh&lt;br /&gt;Masih adakah murka mu&lt;br /&gt;Yang tersisa &lt;br /&gt;Jika ada ingin ku tukar sepercik darah layu ini,betapa satu kaum harus kau musnakan&lt;br /&gt;Agar lengkap semua peristiwa&lt;br /&gt;Seperti sekenario azap dan siksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tuhan&lt;br /&gt;Di mana lagi aku membaca doa kalau bukan padamu&lt;br /&gt;Atau aku akan mengunci nilai keadilan atas deritaku bahwa bumi tak ada lagi tempat aman untuk hidup&lt;br /&gt;Dan ampunilah atas lancang dan gugatan kecil ini&lt;br /&gt;Semoga tak lebih biadap dari meka yang mengibarkan perang dan pembunuhan.&lt;br /&gt;Amin...,ya robbal alamin...&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/TD&gt;&lt;br /&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-7218015203455895883?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/7218015203455895883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=7218015203455895883&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7218015203455895883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7218015203455895883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2009/01/vist-indonesian-2008.html' title='Vist indonesian 2008'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SWWc430YptI/AAAAAAAAAHw/C1mFmsZf0Cw/s72-c/image-upload-23-767728.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-2052589401975295366</id><published>2008-12-30T23:27:00.001-08:00</published><updated>2009-01-19T23:49:50.976-08:00</updated><title type='text'>Puncak</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SVsex6WIjkI/AAAAAAAAAHg/IkUhXsfKung/s1600-h/image-upload-134-723494.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SVsex6WIjkI/AAAAAAAAAHg/IkUhXsfKung/s320/image-upload-134-723494.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;font align="center"&gt;&lt;font size="6"&gt;&lt;font color="green"&gt;nyanyian jiwa 1&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;Aku dan kamu adalah jiwa-jiwa semesta yang senantiasa bergerak menggores langit penciptaan&lt;br /&gt;Kita adalah anak-anak cinta dan tangan penciptaan tuhan&lt;br /&gt;Melubangi bumi dan semua penderitaan karena kita adalah budak-budak imajenasi kehidupan&lt;br /&gt;Payungi hasratmu dengan budi pekerti karena tuhan adalah segala dan kamu adalah sesuatu&lt;br /&gt;Katakan jika segala adalah meliputi sesuatu&lt;br /&gt;Katakanlah jika kamu adalah bagaian dari kebesaran dan alat-alat yang bertebaran&lt;br /&gt;Kamu adalah jiwa-jiwa semesta dan aku adalah jiwa lautan dari kesemestaan kalian&lt;br /&gt;Karena &lt;br /&gt;Raga tanpa jiwa hanya sampah dan jiwa tanpa raga adalah angin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Berkumpulah di suatu ruangan bentuklah lingkaran dan jika tak ada 'penggerak, yang menuntun adalah tak ubahnya sebuah keriuhan tanpa ''jiwa'',&lt;br /&gt;Tapi meski anda bercerai berai jika anda di pimpin oleh seseorang jelas anda lain dari sekedar kericuan&lt;br /&gt;Itulah yang di sebut ''jiwa''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah satu perlambang sejauh dan setinggi apapun dari alam penafsiran manusia sesuatu yang tak berjiwa adalah sesuatu yang sia-sia,&lt;br /&gt;Jiwa adalah kelopak cinta jika cinta tanpa jiwa adalah keraguan tapi jika jiwa tanpa cinta adalah kebencian ,&lt;br /&gt;Adauhai indah gunung-gunung kehidupan jika jiwa mereka di pagari cinta ,dan cinta mereka berjiwa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduhai jiwa di dalam ladang yang sunyi tempat kamu di gelar lepas ,tempat bungkusnya di buka,tempat kulit-kulit di kupas,betapa aku menyaksikan dengan kedalaman dan keiklasan&lt;br /&gt;Isi nya: cinta,budi,dan keindahan&lt;br /&gt;Betapa jiwa akan menjadi indah jika telah menemukan ketiganya&lt;br /&gt;Dan ketiganya sudah ada di dalam jiwa hanya orang-orang&lt;br /&gt;Munafik yang tak bisa jujur menggali di kedalaman jiwanya.&lt;br /&gt;Oh jiwa kamu adalah titik kecil yang kecil dan akan di persatukan oleh jiwa semesta menjadi jiwa yang besar dalam kebesaran tanpa dimensi&lt;br /&gt;Kapan pun kamu memanggil jiwamu akan menjadi milikmu dan milik semesta kemanapun kamu menempuh jarak sejauh panca indra,jiwa yang menyatu dalam dimensi tak butuh&lt;br /&gt;Perjalan &lt;br /&gt;Akulah jiwa mu &lt;br /&gt;Disaat kamu menjadi satu di antara jiwa-jiwa yang bertebaran&lt;br /&gt;Karena kita adalah jiwa-jiwa dari satu semesta kepunyaan yang kuasa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-2052589401975295366?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/2052589401975295366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=2052589401975295366&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2052589401975295366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2052589401975295366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/12/puncak.html' title='Puncak'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SVsex6WIjkI/AAAAAAAAAHg/IkUhXsfKung/s72-c/image-upload-134-723494.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-6482998144890364580</id><published>2008-12-25T22:27:00.001-08:00</published><updated>2009-12-07T16:44:55.055-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>jiwa</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SVR5PC9JemI/AAAAAAAAAHQ/7asaEizoXAE/s1600-h/image-upload-106-728312.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SVR5PC9JemI/AAAAAAAAAHQ/7asaEizoXAE/s320/image-upload-106-728312.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;font align="center"&gt;&lt;font size="6"&gt;&lt;font color="green"&gt;nyanyian jiwa 2&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menemukan&lt;br /&gt;sebuah cinta&lt;br /&gt;maknailah ''kebesaran cinta'' itu, maka kamu telah memenuhi ''panggilan jiwa'',atau anda telah menemukan jiwa yang telah jauh terbuang.&lt;br /&gt;Jika kalian menemukan ''pekerjaan'' maknailah&lt;br /&gt;dengan ''kebesaran cinta'' maka anda telah menemukan jiwa anda,sebap jiwa adalah milik cinta sepenuhnya.&lt;br /&gt;Jika kalian mendapati ''masalah'' bersikaplah bijaksana,maka anda telah ''memaknai jiwa anda'' sebap dengan kebijaksanaan akan terlihat indah warna-warni dari kehidupan.&lt;br /&gt;Jika suatu saat kalian sebagai ''orang teraniaya'' tunjukkanlah kerendahan budi pekerti dan bersikap tabah'', berarti anda telah menanam jiwa anda kepada pohon kehidupan,karena ketabahan dalam penindasan senantiasa menggugah jiwa lain untuk tidak merelakannya.&lt;br /&gt;Jika anda menjadi orang-orang ''seni'' tetaplah menuntun langkah pada nilai keindahan ,maka anda telah menyarangkan rasa ''kepuasan'' yang mendalam pada jiwa anda,karena kepuasan adalah warna terindah dalam anyaman pelangi jiwa.&lt;br /&gt;Jika kamu di tanya apakah jiwa itu?&lt;br /&gt;Jawablah jiwa adalah keindahan!!!&lt;br /&gt;Jika kau di tanya apa yang ìndah itu ?&lt;br /&gt;Jawablah yang indah itu adalah : segala sesuatu yang berjiwa!!!&lt;br /&gt;Jika ''yang berjiwa'' itu bertanya apakah yang indah dalam jiwa?&lt;br /&gt;Jawablah seindah-indah jiwa adalah yang di hiasi nilai-nilai budi pekerti dan cinta.sebap jiwa tanpa cinta adalah angkara murka.&lt;br /&gt;Apakah ada yang menanya kan apakah cinta itu?&lt;br /&gt;Wahai Cinta...,dia adalah pesona yang di uraikan oleh akal dan keindahan !!.&lt;br /&gt;Jika kamu di tanya apakah di dalam kenistaan terdapat cinta dan budi pekerti ?&lt;br /&gt;Maka jawab lah dengan sikap ,''sebap semua kenistaan adalah sampah'' atau residu yang tak bisa buat objek membangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Jika sebuah jiwa bernyanyi&lt;br /&gt;,tembang apakah yang kamu dengar?&lt;br /&gt;Mungkin kuping tak sanggup menafikannya&lt;br /&gt;Tapi getarnya jauh melebihi koaran mulut, dan kata-kata&lt;br /&gt;Segenap langit batin akan menjadi lautan yang bergelora&lt;br /&gt;dan kerinduan nya bagaikan petir yang membentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selayaknya Bagimu ,jiwa yang terluka&lt;br /&gt;,yang akan senantiasa menyanyikan kidung dendam,&lt;br /&gt;atau bagi mereka yang tertindas jiwanya&lt;br /&gt;akan selalu bernyanyi tentang kebebasan,&lt;br /&gt;Atau seorang seniman,&lt;br /&gt;yang mengabdi pada keindahan&lt;br /&gt;dan jiwanya senantiasa rindu.&lt;br /&gt;rindu akan sesuatu yang jauh,&lt;br /&gt;jiwanya bernyanyi tak henti-henti nya dan menyapa tiap ruang semesta.&lt;br /&gt;Dan Tapi jangan kalian menghitung,&lt;br /&gt;Seperti menghitung untung dan rugi&lt;br /&gt;berapakah orang yang betul-betul buta jiwanya&lt;br /&gt;Selayaknya seorang yang meletakkan&lt;br /&gt;Segalanya demi sampah materi&lt;br /&gt;meskipun ia seorang seniman jiwanya tak bernyanyi tentang kerinduan dan keindahan&lt;br /&gt;Tapi tak ubahnya seorang Pekerja yang rindu akan kenikmatan materi dan jiwanya senantiasa melagukan kemulyaan&lt;br /&gt;Yang sesungguhnya tak terjamah oleh materi kosong&lt;br /&gt;Dia ada karena di adakan dan segala nya yang dinyanyikan jiwanya adalah sampah yang serta-merta akan segera membusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah jiwamu bergetar membaca atau&lt;br /&gt;Mendengar ketika jiwa sedang bernyanyi&lt;br /&gt;Mulialah engkau sekiranya mendengar&lt;br /&gt;Namun lebih mulia bagi mereka yang merasakan daripada mereka yang cuma membaca dan mendengarkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah jiwa anda terkunci oleh keimanan&lt;br /&gt;Dan emosi anda adalah menjadi jiwa saat itu aku hanya mendengar mereka mati di dalam jiwanya yang telah lama terpasung&lt;br /&gt;Dengarkan olehmu jiwa-jiwa yang bernyanyi ''bukan kebebasan objek'' tapi subjek bagi nya dan layar-layar doa yang terbang menyapa-nyapa.oh...,jiwa mengapa kamu pergi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-6482998144890364580?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/6482998144890364580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=6482998144890364580&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/6482998144890364580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/6482998144890364580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/12/pap.html' title='jiwa'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SVR5PC9JemI/AAAAAAAAAHQ/7asaEizoXAE/s72-c/image-upload-106-728312.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-8039735465727957064</id><published>2008-12-08T22:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T05:12:25.627-08:00</updated><title type='text'>Jejak-jejak langit yang terinjak</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;font align="center"&gt;&lt;font size="6"&gt;&lt;font color="green"&gt;&lt;br /&gt;Mengejar bayangan &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;Seperseratus dari jiwaku milik mu&lt;br /&gt;Yang bergelanyut di ngarai dan hutan kesenyapan saat kamu tinggalkan sunyimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah bantal kusembunyikan lelakiku&lt;br /&gt;Diledek mimpi yang bersejinkat menuruni tangga-tangga langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seper tiga nyawaku kutikam&lt;br /&gt;Dengan tembang damaimu &lt;br /&gt;Saat kamu sentuh satu-demi satu lantunan lagu kenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu ''BAKUNASE'' masih tidur &lt;br /&gt;Kugedor saja semua paginya&lt;br /&gt;Sepakat janji lautan jika damai itu indah seperti angin melukisnya&lt;br /&gt;Dan aku gantung sayap-sayapnya&lt;br /&gt;Dengan pasir putih di tiap sudut kota KUPANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat pucuk-pucuk ilalang di sudut ''KUANINO'' dan patung komodo mimpi itu berkejaran &lt;br /&gt;Lewat-melewati semua rimbun dan sunyinya&lt;br /&gt;Semua jeda dan damainya&lt;br /&gt;Semua lantunan lagu dan gelinjang gelisahnya&lt;br /&gt;Saat gadis-gadi keriting melahap gumpalan asap waktu &lt;br /&gt;Tempat berpijak jiwanya mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kupang NTT 1994)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;font align="center"&gt;&lt;font size="6"&gt;&lt;font color="green"&gt; di sunyinya aku lelah&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam rebah &lt;br /&gt;Daunya bernyanyi&lt;br /&gt;Menari&lt;br /&gt;Mengitari kesenyapan sepi&lt;br /&gt;Kamu makin sunyi&lt;br /&gt;Makin sembunyi&lt;br /&gt;Dan tak dapat ku ikat &lt;br /&gt;Sehelai janji itu telah berangkat  tiada lagi diktat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sunyimu aku sekarat&lt;br /&gt;Lelah mendarat&lt;br /&gt;Menjerat&lt;br /&gt;Merambat&lt;br /&gt;Membabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu ku tanggalkan lelakiku&lt;br /&gt;Ku menangis tersedu&lt;br /&gt;Mengais langit pilu&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Selamat jauh memanjat tebing mu&lt;br /&gt;Petiklah bintang di maha-meru&lt;br /&gt;Tiada ada lagi ku selipkan sesalku&lt;br /&gt;Sutradara takdirku&lt;br /&gt;Takdirmu&lt;br /&gt;Melewati jalan itu&lt;br /&gt;Jalan kecil kisah pilu&lt;br /&gt;Simpan saja bagi kota sejarah di hatimu&lt;br /&gt;Sisakan aku ,hanya bayangan&lt;br /&gt;Tinggalkan&lt;br /&gt;Tanggalkan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di sunyimu&lt;br /&gt;Yang tiada lagi aku&lt;br /&gt;Di sunyimu yang tiada lagi jiwaku di sunyi yang aku kejar bayangnya&lt;br /&gt;Di sunyimu pula aku kalah &lt;br /&gt;Lelah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisakan aku&lt;br /&gt;Walau bayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        (Pekalongan 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;font align="center"&gt;&lt;font size="6"&gt;&lt;font color="green"&gt;di pundak jakarta&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suara Paruh sepanjang rel kereta,tempat laju gerbog-gerbong mimpi ,''menajadi lagu terindah sambut selamat datang kepadaku'' &lt;br /&gt;Asap dari kesibukan dan senyum kematian silih-berganti&lt;br /&gt;Tegur-sapa&lt;br /&gt; Di kecilnya tapak-tapak merah jejak kecil&lt;br /&gt;Di pundak jakarta&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Menara langit takjuga sunyi ,di kolong sampah dekat terminal tua&lt;br /&gt;Kubuang boneka-boneka manja&lt;br /&gt;Kubuang potongan-potongan foto kampung halaman,foto orang-orang merindu,foto jiwa dan jaket api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suara paruh kereta,&lt;br /&gt;Setia menyapa &lt;br /&gt;Menjadi soneta terindah saat malam-malam tumpah&lt;br /&gt;Saat rindu merayap&lt;br /&gt;Saat aku hilang sepotong jantungku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada gerbong-gerbong kereta&lt;br /&gt;Yang membelah senja&lt;br /&gt;Yang mengangkut sekeranjang resahku&lt;br /&gt;Yang menghentak dan menjadi ibu bagi puisiku&lt;br /&gt;Di sini ,di pundak jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin panas masuk ,tak iklas menyayat jantung dengan tajam&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku melihat malam sebagai srigala&lt;br /&gt;Aku melihat malam bagai petasan yang rindu bunyi&lt;br /&gt;Aku menangkap ''suatu malam''&lt;br /&gt;,kubungkus membeku di sini &lt;br /&gt;Yang kusirami setiap pagi &lt;br /&gt;Di pundak mu jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Jakarta-klender  2000)&lt;br /&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-8039735465727957064?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/8039735465727957064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=8039735465727957064&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8039735465727957064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8039735465727957064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/12/jejak-jejak-langit-yang-terinjak.html' title='Jejak-jejak langit yang terinjak'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-8764077454063594917</id><published>2008-12-07T07:08:00.001-08:00</published><updated>2008-12-07T07:08:02.280-08:00</updated><title type='text'>Kasih ibu</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/STvm0IIqGWI/AAAAAAAAAHI/eqKpo-1xvto/s1600-h/image-upload-73-780800.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/STvm0IIqGWI/AAAAAAAAAHI/eqKpo-1xvto/s320/image-upload-73-780800.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pada suatu siang suasana damai di sela-sela perkampungan di kota jakarta,ternyata tak seperti yang terlintas dalam fikiran bahwa jakarta itu megah ,&lt;br /&gt;Jakarta tak ubahnya sebuah fenomena yang miring kalau di lihat dari luar megah tapi begitu kita masuk kedalamnya kropos dan berantakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-8764077454063594917?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/8764077454063594917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=8764077454063594917&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8764077454063594917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8764077454063594917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/12/kasih-ibu.html' title='Kasih ibu'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/STvm0IIqGWI/AAAAAAAAAHI/eqKpo-1xvto/s72-c/image-upload-73-780800.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-5264686826692116971</id><published>2008-12-07T07:02:00.001-08:00</published><updated>2008-12-07T07:02:28.986-08:00</updated><title type='text'>Pasar kecil/pela/mampang prapatan</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/STvlg7ys2PI/AAAAAAAAAHA/fKTETu7f87c/s1600-h/image-upload-88-747583.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/STvlg7ys2PI/AAAAAAAAAHA/fKTETu7f87c/s320/image-upload-88-747583.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Suasana siang di suatu pasar yaitu pasar kecil pela,mampang prapatan jakarta selatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-5264686826692116971?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/5264686826692116971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=5264686826692116971&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5264686826692116971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5264686826692116971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/12/pasar-kecilpelamampang-prapatan.html' title='Pasar kecil/pela/mampang prapatan'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/STvlg7ys2PI/AAAAAAAAAHA/fKTETu7f87c/s72-c/image-upload-88-747583.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-8263796962514443545</id><published>2008-11-26T18:22:00.001-08:00</published><updated>2008-12-01T08:55:45.976-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak rindu'/><title type='text'>27-november</title><content type='html'>SEBUAH SEKANDAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku menggapaimu&lt;br /&gt;Di puncak nan jauh&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS4EeEiRuII/AAAAAAAAAGg/j2HkRmnJewY/s1600-h/image-upload-59-768313.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS4EeEiRuII/AAAAAAAAAGg/j2HkRmnJewY/s320/image-upload-59-768313.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ketika sepi bersemayam&lt;br /&gt;Aku hilang di telannya ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-SlRBsXLI/AAAAAAAAAGw/1sh24DhMADE/s1600-h/image-upload-76-785752.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-SlRBsXLI/AAAAAAAAAGw/1sh24DhMADE/s320/image-upload-76-785752.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Adalah tembang yang terbuang&lt;br /&gt;Yang terbang dilaut juh&lt;br /&gt;Sebelum aku ada bersama jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-S6D2sgNI/AAAAAAAAAG4/AVYNhyjiCrY/s1600-h/image-upload-73-768258.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-S6D2sgNI/AAAAAAAAAG4/AVYNhyjiCrY/s320/image-upload-73-768258.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;br /&gt;Makin ku gapai makin sia-sia.&lt;br /&gt;Makin ku maki ,makin meronta,mencekik &lt;br /&gt;Dalam binasa&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-SlRBsXLI/AAAAAAAAAGw/1sh24DhMADE/s1600-h/image-upload-76-785752.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-SlRBsXLI/AAAAAAAAAGw/1sh24DhMADE/s320/image-upload-76-785752.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; begitu pun aku yang goyah olehmu&lt;br /&gt;Seperti tanganku mendamba &lt;br /&gt;Batinpun&lt;br /&gt;Menyiksa&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-SM06rZjI/AAAAAAAAAGo/MEL64n1Jku8/s1600-h/image-upload-72-786986.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS-SM06rZjI/AAAAAAAAAGo/MEL64n1Jku8/s320/image-upload-72-786986.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Demi kian aku&lt;br /&gt;Demi khan rindu&lt;br /&gt;Demi kian aku dan rinduku&lt;br /&gt;SALING CUMBU&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-8263796962514443545?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/8263796962514443545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=8263796962514443545&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8263796962514443545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/8263796962514443545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/11/27-november.html' title='27-november'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SS4EeEiRuII/AAAAAAAAAGg/j2HkRmnJewY/s72-c/image-upload-59-768313.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-5242680205645537111</id><published>2008-11-19T17:47:00.000-08:00</published><updated>2008-12-01T08:49:27.939-08:00</updated><title type='text'>Amroxs</title><content type='html'>Aku bukan tuan mu kebodohan&lt;br /&gt;Juga bukan budakmu&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SSTB0PZBEUI/AAAAAAAAAGI/LHD7qfkZCc4/s1600-h/image-upload-5-779871.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SSTB0PZBEUI/AAAAAAAAAGI/LHD7qfkZCc4/s320/image-upload-5-779871.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan perindu yang mengunyah mimpi&lt;br /&gt;Dan mendaki jemari tebing ketakpastian&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SSTCYZ9-wWI/AAAAAAAAAGQ/tR82nBAY6mU/s1600-h/image-upload-2-725872.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SSTCYZ9-wWI/AAAAAAAAAGQ/tR82nBAY6mU/s320/image-upload-2-725872.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah aku&lt;br /&gt;Pelayan kecik atas jiwaku sendiri&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SSTC2YZoUiI/AAAAAAAAAGY/RyQa_dJLLr8/s1600-h/image-upload-1-745878.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SSTC2YZoUiI/AAAAAAAAAGY/RyQa_dJLLr8/s320/image-upload-1-745878.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan akan hidup untukmu&lt;br /&gt;Dan akan mati untukmu&lt;br /&gt;Untukmu keindahanku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-5242680205645537111?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/5242680205645537111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=5242680205645537111&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5242680205645537111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5242680205645537111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/11/amroxs.html' title='Amroxs'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SSTB0PZBEUI/AAAAAAAAAGI/LHD7qfkZCc4/s72-c/image-upload-5-779871.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-4906676521957649194</id><published>2008-11-11T11:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-24T06:53:14.535-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi2'/><title type='text'>Pembunuh yang dibunuh oleh pembunuh lain</title><content type='html'>Hari itu langit gelap di nusakambangan&lt;br /&gt;kita menyaksikan pembunuhan sadis ala prosedural dan yuridism yang malang ,ya...amat malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika amrozi cs tanpa penutup mata &lt;br /&gt;menyaksikan peluru yang melesat ke jantungnya &lt;br /&gt;Adalah terakhir kali ia melihat wajah dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengar&lt;br /&gt;Mereka telah membantai ratusan masa &lt;br /&gt;,SADIS  hanya dengan sekali pencet ,&lt;br /&gt;orang australi,&lt;br /&gt;orang amerika,&lt;br /&gt;Orang jepang,&lt;br /&gt;orang swedia &lt;br /&gt;para peribumi &lt;br /&gt;dan lain nya telungkup dalam hitam cawan kematian&lt;br /&gt;Itu kemarin&lt;br /&gt;Dan duahari lalu mereka !!! &lt;br /&gt;bayangan nya di ambil dengan cara yang lebih sadis &lt;br /&gt;BAR-BAR,DAN IRASIONAL  ya di ujung senapan regu tembak hidup mereka di bumikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku bertanya pada sepi ku &lt;br /&gt;apa bedanya amrozi cs dengan pemerintah,&lt;br /&gt;Mereka sama-sama pembunuh hanya beda prosedur saja,&lt;br /&gt;ya prosedural konyol&lt;br /&gt;Kalau kita bicara hukum &lt;br /&gt;,amrozi cs juga menghukum meski itu versi mereka dan pemerintah menghukum juga dengan versinya&lt;br /&gt;Kalau membahayakan&lt;br /&gt;,Pemerintah lebih membahayakan&lt;br /&gt;Sebap membunuh dengan payung hukum adalah tirani multi even&lt;br /&gt;Karena belum tentu hukum dan dakwaan akan selalu saqih dengan mendawa nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kita tidak ingat ketika kemat cs di dakwa membunuh di jombang &lt;br /&gt;dan saya yakin ada ratusan kisah salah dakwaan&lt;br /&gt;Salah tangkap&lt;br /&gt;Bagai mana jika kamu yang di tuduh di tangkap terus di hukum mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kesunyian kita sebagai manusia ketika perikemanusiaan di injak-injak&lt;br /&gt;Ketika sebagaian manusia yang sama-sama tidak manusiawi saling bantai&lt;br /&gt;Oh ,jiwa kemanakah prikemanusiaan hari itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sengaja melukis sajak pedihku karena aku manusia&lt;br /&gt;Yang jelas memuja kehidupan&lt;br /&gt;Aku membenci ketika amrozi cs menghukum mati ratusan masa di denpasar&lt;br /&gt;Namun aku lebih benci ketika pemerintah membunuh para pesakitan atas nama hukum&lt;br /&gt;Aku benci pembunuhan karena aku manusia dan hidup adalah tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan bukanlah hukum&lt;br /&gt;Tapi pengakhiran setatus hidup manusiaan&lt;br /&gt;Hukum punya tujuan dan muatan pemandu moral&lt;br /&gt;Hukum adalah pembimbing terdakwa menuju taobat&lt;br /&gt;Hukum adalah taobat&lt;br /&gt;Kematian bukan taobat tapi akhir&lt;br /&gt;Kematian bukan hukum tapi pengakhiran setatus sebagai manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai jiwa-jiwa sunyi ,teriaklah yang lantang&lt;br /&gt;Kubakar kalian&lt;br /&gt;Untuk satukan tangan atas nama perikemanusiaan&lt;br /&gt;Bahwa siapapun tak berhak mengambil nyawa siapapun&lt;br /&gt;Tanpa kecuali selain tuhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-4906676521957649194?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/4906676521957649194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=4906676521957649194&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4906676521957649194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4906676521957649194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/11/pembunuh-yang-dibunuh-oleh-pembunuh.html' title='Pembunuh yang dibunuh oleh pembunuh lain'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-7867546658263122495</id><published>2008-10-29T08:58:00.002-07:00</published><updated>2008-10-29T09:15:53.935-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Menjamah Getarmu</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQiIKxQZJII/AAAAAAAAAF4/FSL__Z-Izhk/s1600-h/image-upload-10-715437.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQiIKxQZJII/AAAAAAAAAF4/FSL__Z-Izhk/s320/image-upload-10-715437.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menjamahmu adalah kerapuhan terdalam.dari  getar-gemetar terindah yang terlukis di lembar-lembar jejak sang waktu yang terinjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjamahmu adalah memandang pagi dan engkau gemintang dengan kemilau .kendati di pipimu melati murah mengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjamahmu adalah amarah,sebap dunia bukan kolam surgawi,kezoliman merejam ibumu&lt;br /&gt;Dan lembah-lembah tak lagi menyemburkan api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyentuhmu melihat taman kematian di kebun usia ,meleh lilin-lilin penderitaan ,dalam rinai nafas mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjamahmu adalah tangis ,tentang sumur janji yang kugali buatmu sedang tanganku mulai rapuh menyentuh satu-satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyentuhmu di awan atau di kamar&lt;br /&gt;Sepertinya catatan terindah di lautan diary sebap hari merenggut keindahan,keakrapan,dan kebahagiaan ,satu-demi satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyentuhmu akal sehatku selalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-7867546658263122495?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/7867546658263122495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=7867546658263122495&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7867546658263122495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7867546658263122495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/getar-itu-rapuh.html' title='Menjamah Getarmu'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQiIKxQZJII/AAAAAAAAAF4/FSL__Z-Izhk/s72-c/image-upload-10-715437.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-4531593909229639375</id><published>2008-10-26T09:42:00.002-07:00</published><updated>2008-10-26T09:56:45.156-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi I'/><title type='text'>Aku akan melukisnya</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQSd42BUdAI/AAAAAAAAAE0/nsUJRzO3OdI/s1600-h/image-upload-79-731779.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQSd42BUdAI/AAAAAAAAAE0/nsUJRzO3OdI/s320/image-upload-79-731779.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Aku tak berhenti melukis waktu,wajahnya yang pucat sperti remukan makam tua jelas mengatakan tak ada lagi pagi untuk di gali apa lagi harapan.&lt;br /&gt;Aku tak berhenti melukis wajah harapan di ranting kering tanpa denyutan apa lagi jiwa.tapi di tanganku berjuta warna ,di tanganku berlaksa ilham.apa yang tak mungkin?&lt;br /&gt;Aku tak berhenti melukis sungai kedamaian memandikan mantra-mantra,atau mengupas kulit-kulit malam meski tanpa bintang apa lagi mimpi,semuanya aku lukis ,segalanya dengan kerelaan ilhamku ,kulukis setitik-demi setitik.&lt;br /&gt;Aku takkan berhenti melukis meski di langit:mendung masih gulung-gemulung,aku tak berhenti meski sutra putih jiwaku kian kusut,biarkan ku melupa tiada rimba merayap bak kura-kura. &lt;br /&gt;Aku tak kan hentikan dendangan jantungku ,akan ku ikuti kemana ilham berlari. &lt;br /&gt;Aku akan berhenti,setelah segalanya sunyi.tapi lukisanku akan menari senantiasa membatu di kereta waktu.&lt;br /&gt;Aku akan berhenti jika laut tiada lagi api ,tiada lagi gemuruh,tiada jiwa&lt;br /&gt;Aku serahkan segalamu pada derap debu jalanan ,kurebahkan segalanya disana suara-suara jangrik malam.jiwaku lukisan ku,jiwaku milikmu,bertaut di lembaran laut baru,mungkin di langit lain kita melukis bersama di antara jiwa-jiwa berserakan . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQSffTYBHiI/AAAAAAAAAE8/RAar787YVRs/s1600-h/image-upload-99-741595.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQSffTYBHiI/AAAAAAAAAE8/RAar787YVRs/s320/image-upload-99-741595.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-4531593909229639375?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/4531593909229639375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=4531593909229639375&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4531593909229639375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4531593909229639375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/aku-akan-melukis.html' title='Aku akan melukisnya'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SQSd42BUdAI/AAAAAAAAAE0/nsUJRzO3OdI/s72-c/image-upload-79-731779.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-3195344301224532055</id><published>2008-10-18T14:38:00.001-07:00</published><updated>2008-10-18T14:38:43.524-07:00</updated><title type='text'>Dari bilik jiwaku(buat seorang teman) </title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPpXY_uHpwI/AAAAAAAAADw/u9NA6Xqs7to/s1600-h/image-upload-100-722931.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPpXY_uHpwI/AAAAAAAAADw/u9NA6Xqs7to/s320/image-upload-100-722931.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Seperti api menjilati angkasa, jiwakita bersentuhan. Dan keranda waktu membawa bangkai-bangkai mimpi ke benua sejarah.Bangkai-bangkai kisah dan keluh tentang seorang sahabat.Meski namamu dibungkus kabut kenangan dan tidur dalam kentalnya kata-kata selamat tinggal ,namun kurekam nyata adalah pandanganmu ,pandangan tentang luasnya bentangan dunia, sobat....,satu dunia yang punya warna tersendiri kau tinggal bekaskan demi jiwa putih, jika kini kau kenali pelangi di angkasa adalah satu warna punyamu,ya punyamu.Sobat....,kau bunuh satu di antara seribu ketololan ku tentang lemberang zaman yg kita untit bersama.Dan ketika jiwa kita bertautan kembali dalam merahnya warna amarah dalam merahnya warna senja,dalam merahnya saat matahari mencium laut.Kau masih perkasa dengan dendam mu yang tajam...? Ah kamu memang benar-benar teman ku yang selalu mengetuk pintu rumahku dengan api, dengan malam dan dengan mata pitam dari putus asamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-3195344301224532055?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/3195344301224532055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=3195344301224532055&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3195344301224532055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3195344301224532055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/dari-bilik-jiwakubuat-seorang-teman.html' title='Dari bilik jiwaku(buat seorang teman) '/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPpXY_uHpwI/AAAAAAAAADw/u9NA6Xqs7to/s72-c/image-upload-100-722931.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-3435446447349848323</id><published>2008-10-13T18:53:00.004-07:00</published><updated>2008-10-18T02:40:03.914-07:00</updated><title type='text'>He's my friends</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPP7g6s5czI/AAAAAAAAAC0/BRj7KIlg7wQ/s1600-h/image-upload-119-787351.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPP7g6s5czI/AAAAAAAAAC0/BRj7KIlg7wQ/s320/image-upload-119-787351.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;My best of friend o'one.he is from batang region or cepagan village&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOo4dnt-JoI/AAAAAAAAABg/tgHA5vmz_s0/s1600-h/image-upload-70-730167.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOo4dnt-JoI/AAAAAAAAABg/tgHA5vmz_s0/s320/image-upload-70-730167.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;This my friend in my region of ketandan he is name is kodok(eko)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPZGpfeB9tI/AAAAAAAAADM/2g9kmj7d7OI/s1600-h/image-upload-19-793326.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPZGpfeB9tI/AAAAAAAAADM/2g9kmj7d7OI/s320/image-upload-19-793326.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPmtpxXV_ZI/AAAAAAAAADo/YbAHIGWtPAE/s1600-h/image-upload-79-771909.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPmtpxXV_ZI/AAAAAAAAADo/YbAHIGWtPAE/s320/image-upload-79-771909.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Perjuangan adalah pelaksanaan kata kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-3435446447349848323?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/3435446447349848323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=3435446447349848323&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3435446447349848323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3435446447349848323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/mentieng.html' title='He&apos;s my friends'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPP7g6s5czI/AAAAAAAAAC0/BRj7KIlg7wQ/s72-c/image-upload-119-787351.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-5818548078516102308</id><published>2008-10-11T23:25:00.002-07:00</published><updated>2008-10-13T06:32:00.410-07:00</updated><title type='text'>Inilah wajahku</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPGYRfWzmnI/AAAAAAAAACk/bezTjxgag4Q/s1600-h/image-upload-63-709124.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPGYRfWzmnI/AAAAAAAAACk/bezTjxgag4Q/s320/image-upload-63-709124.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Aku yang tak ingin neko-neko,hanya ingin mencoreng-coreng dunia,semau yang gue bisa-yg gue punya.kg peduli mo bagus,mo jelek itu warna yg gue punya,saran dan kritik di per-sil'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPGaZANEB2I/AAAAAAAAACs/TNgzzAS1CYM/s1600-h/image-upload-71-752157.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPGaZANEB2I/AAAAAAAAACs/TNgzzAS1CYM/s320/image-upload-71-752157.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-5818548078516102308?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/5818548078516102308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=5818548078516102308&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5818548078516102308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/5818548078516102308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/inilah-wajahku.html' title='Inilah wajahku'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SPGYRfWzmnI/AAAAAAAAACk/bezTjxgag4Q/s72-c/image-upload-63-709124.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-7492897995987811042</id><published>2008-10-09T23:50:00.004-07:00</published><updated>2008-10-10T00:19:17.348-07:00</updated><title type='text'>Rame-rame</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SO77QpuHYbI/AAAAAAAAACM/5SmFTN7yTK0/s1600-h/image-upload-4-742527.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SO77QpuHYbI/AAAAAAAAACM/5SmFTN7yTK0/s320/image-upload-4-742527.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Yang ini rombongan sama omnya aat,jesy,alpin+dan eline&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SO79eg-rjSI/AAAAAAAAACc/aq3ZSzL762A/s1600-h/image-upload-3-710710.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SO79eg-rjSI/AAAAAAAAACc/aq3ZSzL762A/s320/image-upload-3-710710.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Jesyca lg e__;action &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SO78PYCP7eI/AAAAAAAAACU/C5WI8k36gOI/s1600-h/image-upload-4-793872.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SO78PYCP7eI/AAAAAAAAACU/C5WI8k36gOI/s320/image-upload-4-793872.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Yang ini aat,sama ade nya ghita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow keren....tapi sayang ,cuma setahun paling tiga kali waktu mudik aja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-7492897995987811042?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/7492897995987811042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=7492897995987811042&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7492897995987811042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/7492897995987811042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/rame-rame.html' title='Rame-rame'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SO77QpuHYbI/AAAAAAAAACM/5SmFTN7yTK0/s72-c/image-upload-4-742527.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-6121340661997210610</id><published>2008-10-06T22:21:00.004-07:00</published><updated>2008-10-06T22:50:16.114-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belahan_jiwa'/><title type='text'>Istriku ibu dari puisiku</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrx7evgJrI/AAAAAAAAACA/ULApQqJVh_0/s1600-h/image-upload-85-708936.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrx7evgJrI/AAAAAAAAACA/ULApQqJVh_0/s320/image-upload-85-708936.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrw1ICre7I/AAAAAAAAABw/VWQ_dOXS9Hg/s1600-h/image-upload-74-728818.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrw1ICre7I/AAAAAAAAABw/VWQ_dOXS9Hg/s320/image-upload-74-728818.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrxTiZZvtI/AAAAAAAAAB4/HrRNX17Pm08/s1600-h/image-upload-95-750422.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrxTiZZvtI/AAAAAAAAAB4/HrRNX17Pm08/s320/image-upload-95-750422.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginya segala cinta,kasih hanya untuk nya.dialah belahan jiwaku yang hadir dan menemaniku sepanjang umurku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-6121340661997210610?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/6121340661997210610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=6121340661997210610&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/6121340661997210610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/6121340661997210610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/blog-post_7899.html' title='Istriku ibu dari puisiku'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrx7evgJrI/AAAAAAAAACA/ULApQqJVh_0/s72-c/image-upload-85-708936.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-2370518429806848839</id><published>2008-10-06T22:08:00.001-07:00</published><updated>2008-10-06T22:08:04.709-07:00</updated><title type='text'>My dady</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrus6Rs41I/AAAAAAAAABo/UHUaH4s1vS0/s1600-h/image-upload-85-783415.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrus6Rs41I/AAAAAAAAABo/UHUaH4s1vS0/s320/image-upload-85-783415.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ini adalah foto ayahku yang tercinta,yang memberiku kehidupan,yang senantiasa aku kagumi.dan jiwanya kumiliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-2370518429806848839?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/2370518429806848839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=2370518429806848839&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2370518429806848839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/2370518429806848839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/my-dady.html' title='My dady'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOrus6Rs41I/AAAAAAAAABo/UHUaH4s1vS0/s72-c/image-upload-85-783415.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-741570480615850367</id><published>2008-10-06T03:48:00.004-07:00</published><updated>2008-10-06T13:38:21.925-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lov baby'/><title type='text'>BOCAH-BOCAH MANIS KEPUNYAAN KU</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOntANVVnFI/AAAAAAAAABY/GVISUm5vJYU/s1600-h/image-upload-53-712503.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOntANVVnFI/AAAAAAAAABY/GVISUm5vJYU/s320/image-upload-53-712503.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnsH7z3qnI/AAAAAAAAABQ/o6gE_rBew1Q/s1600-h/image-upload-63-787157.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnsH7z3qnI/AAAAAAAAABQ/o6gE_rBew1Q/s320/image-upload-63-787157.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnriKdsHMI/AAAAAAAAABI/w-XQx4G_rwU/s1600-h/image-upload-59-736730.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnriKdsHMI/AAAAAAAAABI/w-XQx4G_rwU/s320/image-upload-59-736730.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah bung indah di surganya jiwaku,permata tercantik di hati,kendati jagad raya buatku dia tak kan kutukar dengan apapun.kuberikan istana jiwaku untuk membangun dermaga tempat ia merapat kan perahu-perahu mimpi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-741570480615850367?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/741570480615850367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=741570480615850367&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/741570480615850367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/741570480615850367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/bocah-bocah-manis-kepunyaan-ku.html' title='BOCAH-BOCAH MANIS KEPUNYAAN KU'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOntANVVnFI/AAAAAAAAABY/GVISUm5vJYU/s72-c/image-upload-53-712503.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-4615769221826164476</id><published>2008-10-06T02:39:00.001-07:00</published><updated>2008-10-06T02:39:00.634-07:00</updated><title type='text'>Bunga cokra-cokri </title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnctMzj7zI/AAAAAAAAABA/-CWU0fvjfmg/s1600-h/image-upload-59-740323.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnctMzj7zI/AAAAAAAAABA/-CWU0fvjfmg/s320/image-upload-59-740323.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Bunga yang indah tumbuh di halaman rumah rasanya sayang kalau tidak di abadikan .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-4615769221826164476?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/4615769221826164476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=4615769221826164476&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4615769221826164476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/4615769221826164476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/bunga-cokra-cokri.html' title='Bunga cokra-cokri '/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnctMzj7zI/AAAAAAAAABA/-CWU0fvjfmg/s72-c/image-upload-59-740323.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-3524923742613481019</id><published>2008-10-06T01:26:00.001-07:00</published><updated>2008-10-06T02:11:05.037-07:00</updated><title type='text'>Salam cinta</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SOnLsygCtWI/AAAAAAAAAAc/2gqsh-W7JAA/s1600-h/image-upload-65-787227.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SOnLsygCtWI/AAAAAAAAAAc/2gqsh-W7JAA/s320/image-upload-65-787227.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sampaikan cinta pada dunia lewat kembang...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-3524923742613481019?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/3524923742613481019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=3524923742613481019&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3524923742613481019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3524923742613481019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/10/salam-cinta.html' title='Salam cinta'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SOnLsygCtWI/AAAAAAAAAAc/2gqsh-W7JAA/s72-c/image-upload-65-787227.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-3919564693865973330</id><published>2008-09-24T20:25:00.001-07:00</published><updated>2008-10-06T02:11:05.040-07:00</updated><title type='text'>Bunga di halaman rumahku</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SNsEowUNCMI/AAAAAAAAAAU/HsJ1Br49en0/s1600-h/image-upload-45-723568.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SNsEowUNCMI/AAAAAAAAAAU/HsJ1Br49en0/s320/image-upload-45-723568.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Wow,..begitu indah nian tatkala bunga-bunga itu sedang mekar .perasaanpun ingin menjamah...,tapi sayang kalau di jamah bisa-bisa rusak dan pudar warnanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-3919564693865973330?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/3919564693865973330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=3919564693865973330&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3919564693865973330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/3919564693865973330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/09/bunga-di-halaman-rumahku.html' title='Bunga di halaman rumahku'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SNsEowUNCMI/AAAAAAAAAAU/HsJ1Br49en0/s72-c/image-upload-45-723568.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4340524528795407809.post-913314261025006488</id><published>2008-09-24T14:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T02:11:05.042-07:00</updated><title type='text'>Kantuk</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SNqwaDzsAYI/AAAAAAAAAAM/kWadRSinVWM/s1600-h/image-upload-39-759558.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SNqwaDzsAYI/AAAAAAAAAAM/kWadRSinVWM/s320/image-upload-39-759558.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span/&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4340524528795407809-913314261025006488?l=ketandankecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ketandankecil.blogspot.com/feeds/913314261025006488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4340524528795407809&amp;postID=913314261025006488&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/913314261025006488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4340524528795407809/posts/default/913314261025006488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ketandankecil.blogspot.com/2008/09/kantuk.html' title='Kantuk'/><author><name>aku penyair yang tak butuh materi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15873351736332100418</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_6i5IMkahuF8/SOnZd72iqtI/AAAAAAAAAAo/GRjMgfjC1hM/S220/DSC00007.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F15PmcLWtrA/SNqwaDzsAYI/AAAAAAAAAAM/kWadRSinVWM/s72-c/image-upload-39-759558.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
